Polisi Gunakan Drone Pantau Kemacetan Jalur Puncak Saat Libur Lebaran
Polisi akan memanfaatkan teknologi pesawat nirawak atau drone untuk memantau jalur Puncak, Bogor, pada saat libur lebaran mendatang. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan pemantauan arus lalu lintas di kawasan wisata yang kerap padat tersebut.
Pemantauan Real-Time untuk Deteksi Sumbatan
"Penggunaan drone ini dinilai efektif dalam memberikan gambaran visual secara real-time mengenai titik sumbatan kendaraan," kata Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto, Senin (16/3/2026). Dengan teknologi ini, petugas dapat lebih cepat mengambil langkah rekayasa lalu lintas, seperti sistem satu arah atau pengalihan arus kendaraan.
Afif menambahkan bahwa pemanfaatan drone merupakan bagian dari upaya modernisasi sistem pengamanan jalur untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat. "Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memperkuat pemantauan demi kelancaran arus lalu lintas di Jalur Puncak, terutama pada saat akhir pekan atau hari libur nasional," pungkasnya.
Drone Bantu Petakan Antrean dan Sumber Hambatan
Selain memantau kemacetan, penggunaan drone juga dapat membantu memetakan panjang antrean di jalur Puncak. Dengan pemantauan via udara, sumber hambatan bisa lebih mudah dideteksi.
"Kami bisa melihat sumber hambatan, apakah itu karena volume kendaraan, kendaraan yang mogok, atau adanya aktivitas masyarakat di titik tertentu," beber Afif. Hal ini memungkinkan penanganan yang lebih tepat dan cepat terhadap masalah lalu lintas.
Koordinasi Antarpersonel Lebih Mudah
Drone juga memudahkan koordinasi antarpersonel di setiap pos pengamanan. Data visual yang dikirim melalui drone langsung dapat diakses oleh anggota kepolisian yang berjaga, sehingga respons terhadap kondisi lalu lintas menjadi lebih efisien.
Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan berkendara selama musim mudik lebaran di Jalur Puncak, yang terkenal sebagai destinasi wisata favorit.
