Polisi Dalami Video Viral Kejar-kejaran Innova Vs Livina di Tol Kemayoran
Polisi Dalami Video Viral Innova Vs Livina di Tol Kemayoran

Polisi Dalami Video Viral Kejar-kejaran Innova Vs Livina di Tol Kemayoran

Sebuah video yang menunjukkan aksi kejar-kejaran dan senggolan antara dua mobil di ruas Tol Kemayoran atau akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menjadi viral di berbagai platform media sosial. Insiden yang terjadi pada Minggu (5/4/2026) ini langsung menarik perhatian pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan mendalam.

Detil Aksi Kejar-kejaran yang Terekam

Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat sebuah Nissan Livina berwarna hitam dan Toyota Innova berwarna silver terlibat dalam aksi saling mengejar dan salip di jalan tol. Kedua kendaraan tersebut tampak saling bersenggolan beberapa kali selama konflik di jalan raya.

Berdasarkan pengamatan visual, mobil Livina berulang kali berusaha untuk mendahului, namun selalu dihalangi oleh mobil Innova yang berada di depannya. Situasi memanas ketika kedua pengemudi akhirnya memutuskan untuk berhenti di tengah ruas jalan, menyebabkan kemacetan dan menghambat arus lalu lintas pengguna jalan lainnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Salah seorang saksi yang merekam kejadian tersebut menyatakan, "Livina dihantem ku (sama) Innova tuh. Teuing tadina naon perhasalahan (gak tau persoalannya) kurang tau. Hampir tadi terpental ke seberang". Pernyataan ini mengindikasikan bahwa aksi saling senggol terjadi dengan intensitas yang cukup keras, meskipun akar permasalahan awal antara kedua pengemudi belum diketahui secara pasti.

Respons dan Investigasi dari Kepolisian

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memulai penelusuran informasi terkait video viral tersebut. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengidentifikasi pemilik kendaraan berdasarkan pelat nomor yang terlihat jelas dalam rekaman.

Untuk kendaraan Toyota Innova silver dengan nomor polisi B-1856-URB, tahun 2013, terdaftar atas nama Koeniwati Soetirna. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, mobil tersebut telah dijual dan ditukar tambah dengan kendaraan lain sejak Oktober 2025. Status kepemilikan saat ini masih belum dapat dipastikan, karena pemilik sebelumnya tidak mengetahui siapa yang sekarang menguasai kendaraan itu.

Sementara itu, untuk Nissan Livina hitam bernomor polisi B-1896-POA, tahun 2011, terdaftar atas nama Joshua Widjaya. Identifikasi yang dilakukan oleh kepolisian tidak berhasil menemukan profil pemilik tersebut, dan diduga kuat bahwa orang yang bersangkutan telah meninggal dunia.

Ojo menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap duduk perkara sebenarnya di balik aksi saling kejar dan senggolan kedua kendaraan tersebut. "Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan motif di balik insiden ini", ujarnya.

Dampak dan Implikasi dari Insiden

Insiden ini tidak hanya menimbulkan gangguan lalu lintas di ruas Tol Kemayoran, tetapi juga menyoroti pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol. Aksi saling kejar dan senggolan semacam ini berpotensi menyebabkan kecelakaan yang lebih serius, mengancam nyawa pengemudi sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga etika berkendara dan menghindari konflik di jalan raya. Jika mengalami perselisihan, disarankan untuk menyelesaikannya melalui jalur hukum yang tepat, bukan dengan mengambil tindakan yang dapat membahayakan keselamatan bersama.

Investigasi lebih lanjut akan menentukan apakah ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh kedua pengemudi, serta langkah hukum apa yang akan diambil oleh kepolisian berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh selama proses penyelidikan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga