Polisi Amankan Puluhan Remaja Pelaku Konvoi di Jakarta Barat
Polisi berhasil mengamankan sejumlah remaja yang menggelar aksi konvoi di wilayah Tamansari, Jakarta Barat. Aksi tersebut ternyata membawa berbagai barang berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Barang Bukti yang Disita dari Gerombolan Remaja
Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M Zulfikar, mengungkapkan bahwa pihaknya menyita berbagai barang dari gerombolan remaja tersebut. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 30 buah kembang api, 15 batang bambu atau pipa panjang, 15 bendera kelompok, serta satu buah senjata tajam jenis samurai. Penyitaan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan keresahan masyarakat terkait aksi konvoi yang mengganggu.
Konvoi 'Takjil on the Road' yang Berujung Ricuh
Aksi konvoi ini terjadi pada Minggu (15/3/2026) sore di sekitar Jalan Hayam Wuruk. Kelompok remaja tersebut menggelar konvoi dengan tajuk 'takjil on the road'. Meski kegiatan berbagi takjil merupakan hal positif selama bulan Ramadan, cara yang dilakukan dinilai tidak tertib dan berpotensi menimbulkan gangguan.
Polisi kemudian memberikan imbauan kepada para remaja agar pembagian takjil dilakukan dengan cara yang lebih tertib. Petugas mengingatkan bahwa kegiatan konvoi semacam ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi memicu kericuhan.
Imbauan Polisi untuk Menjaga Ketertiban Umum
Kompol Bobby menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti berbagi takjil harus dilaksanakan dengan santun dan tepat sasaran. "Kegiatan berbagi takjil merupakan kegiatan positif selama bulan Ramadan, namun harus dilakukan dengan cara yang tertib, tidak berkonvoi, serta tidak membawa atribut maupun barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan," jelasnya.
Polisi juga mengimbau agar para remaja tidak mengganggu ketertiban umum dan menghindari tindakan yang bisa memicu kericuhan. Dengan demikian, kegiatan amal dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan masalah keamanan di masyarakat.
