Polda Metro Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp 620 Juta di Hotel Bogor
Polda Metro Bongkar Uang Palsu Rp 620 Juta di Bogor

Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Uang Palsu Rp 620 Juta di Hotel Bogor

Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil membongkar sindikat pemalsuan uang dengan mengamankan uang palsu senilai sekitar Rp 620 juta di sebuah kamar hotel di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor. Operasi pengungkapan ini dilakukan pada Senin, 30 Maret 2026, dan mengamankan satu pelaku berinisial MP.

Penggerebekan dan Penyitaan Barang Bukti

Dalam penggeledahan di kamar hotel tersebut, polisi menemukan gepokan uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang disimpan dalam koper dan kardus. Kasubdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Robby Syahfery, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan uang palsu tersebut serta menangkap pelaku MP.

Selain uang palsu, polisi juga menyita sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi uang palsu. Barang bukti yang diamankan meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Printer khusus
  • Tinta pemalsu
  • Alat potong kertas
  • Kertas A4 berkualitas tertentu
  • Perlengkapan lain terkait proses pembuatan uang palsu

Penyelidikan Berlanjut dan Imbauan kepada Masyarakat

AKBP Robby menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini masih terus dikembangkan. Polisi kini fokus mendalami peran pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam sindikat tersebut. "Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap sindikat uang palsu tersebut terkait perencana dan jejaring peredarannya," ujarnya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat menerima uang tunai, terutama pecahan besar. Warga diminta lebih teliti dalam memeriksa keaslian uang dan segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan call center Polri 110 jika menemukan uang yang dicurigai palsu.

Kasus ini menandakan upaya serius aparat dalam memberantas kejahatan pemalsuan uang yang dapat merugikan perekonomian. Investigasi lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap jaringan sindikat yang lebih luas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga