Perampokan Sadis di Pelalawan, Kasir Ditikam Bertubi-tubi Hingga Bersimbah Darah
Perampokan Sadis di Pelalawan, Kasir Ditikam Bertubi-tubi

Pelalawan - Aksi perampokan sadis mengguncang sebuah perusahaan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Seorang wanita yang bekerja sebagai kasir perusahaan berinisial PT (25) menjadi korban dengan mengalami tikaman bertubi-tubi hingga bersimbah darah.

Kronologi Peristiwa

Peristiwa nahas itu terjadi di kantor perusahaan yang berlokasi di Jalan Lintas Timur Km 43, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan pada Rabu (17/6) sore. Berawal ketika pelaku bernama Jodi datang ke lokasi untuk memantau situasi.

"Pukul 14.00 WIB, pelaku datang memantau situasi. Setelah tahu korban seorang diri, pelaku berpura-pura menumpang ke toilet dan mencuri sebuah gunting bergagang kuning dari meja luar untuk dijadikan senjata," ungkap Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Bayu Ramadhan Effendi dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selang sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 16.50 WIB, pelaku kembali mendatangi kantor yang pintunya terbuka. Tanpa basa-basi, pelaku langsung mengancam dan menodongkan gunting sambil memaksa korban menyerahkan kunci brankas.

"Namun korban menolak dan berteriak meminta pertolongan, sehingga tersangka melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara memiting, menjatuhkan ke lantai, menginjak kepala, menendang serta menusuk korban secara berulang menggunakan gunting hingga gunting bengkok dan melukai jari tangan tersangka," jelasnya.

Tidak hanya itu, tersangka juga memukul korban dengan kipas angin. Dalam kondisi gelap mata, pelaku lalu mengambil obeng di atas meja kasir dan menusuk korban berkali-kali hingga bersimbah darah.

Pelaku Akhirnya Ditangkap

Setelah berhasil merampas kunci brankas, pelaku menggasak uang tunai sekitar Rp 76 juta dari dalam brankas. Sebelum kabur, pelaku sempat mencuci tangannya yang terluka di toilet, lalu merusak kamera CCTV teras depan dengan batu.

Tim Satreskrim Polres Pelalawan yang mendapatkan informasi tersebut langsung mengecek ke tempat kejadian perkara. Pelaku bernama Joni yang merupakan honorer di sekolah dasar (SD) di Pelalawan akhirnya ditangkap.

"Tersangka Jodi Alfandi kami tangkap dalam perjalanan dari Pekanbaru menuju Bandar Seikijang pada Kamis (18/6) sekitar pukul 03.30 WIB," katanya.

Saat ini tersangka dan sejumlah barang bukti diamankan polisi. Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka untuk mengungkap motif di balik aksi sadis ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga