Detik-detik Penggerebekan Kawanan Begal Damkar di Jakarta Utara
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat berhasil melakukan penggerebekan terhadap kawanan begal yang nekat menyasar anggota pemadam kebakaran (damkar). Operasi ini dilaksanakan di sebuah penginapan di kawasan Pluit, Jakarta Utara, pada Rabu, 15 April 2026.
Momen Penangkapan yang Terekam Kamera
Detik-detik penangkapan terekam jelas dalam video yang beredar. Sejumlah anggota kepolisian yang berpakaian preman mendatangi sebuah kamar yang diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku. Salah seorang polisi mengetuk pintu, dan begitu terbuka, mereka langsung menyergap masuk tanpa ampun.
Di dalam kamar, terlihat beberapa wanita yang tampak kaget, bersama dengan sejumlah pria yang diduga sebagai pelaku begal. Tanpa banyak basa-basi, para pria tersebut diperintahkan untuk tiarap di lantai. Proses ini berlangsung cepat dan efisien, menunjukkan kesiapan tim dalam menangani situasi.
Pengakuan dari Kasat Reskrim
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan bahwa video tersebut memang merekam penangkapan para pelaku begal damkar. "Lima orang sudah berhasil kami amankan," ujar Roby dalam konferensi pers. Ia mengungkapkan bahwa saat digerebek, para pelaku tengah berkumpul dan mengadakan pesta narkoba. "Teman tersangka yang wanita, mereka sedang party atau kumpul di situ," tambahnya.
Hasil pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa para pelaku pria positif menggunakan narkoba jenis amfetamin. "Mereka pakai narkoba, tapi hanya yang laki-laki saja," tegas Roby. Menurutnya, komplotan ini tidak beraksi secara teratur, melainkan memburu korban secara acak ketika melihat orang yang tidak waspada. "Hasil begalannya mereka gunakan untuk bersenang-senang," jelasnya.
Status Pelaku dan Pencarian Lanjutan
Kelima pelaku yang ditangkap saat ini telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, perempuan yang berada di dalam kamar hanya berstatus sebagai teman pelaku dan tidak terlibat langsung dalam aksi begal. Polisi masih terus memburu empat pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), menunjukkan bahwa operasi ini belum sepenuhnya selesai.
Penggerebekan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan jalanan dan penyalahgunaan narkoba. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib untuk menjaga keamanan bersama.



