Pemudik Jakarta Dibegal di Sukabumi, Dua Pelaku dengan Celurit Ditangkap Polisi
Insiden kejahatan begal kembali terjadi di momen Lebaran Idulfitri, menyasar seorang pemudik yang tengah dalam perjalanan pulang ke kampung halaman. Korban bernama Ahmad Kosim (27 tahun) bersama istrinya, Silfi Yanti, menjadi sasaran aksi kriminal di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Polisi dengan sigap berhasil menangkap dua pelaku yang terlibat dalam aksi sadis tersebut.
Kronologi Kejadian Mencekam di Jalan Sepi
Peristiwa ini terjadi pada Rabu subuh, sekitar pukul 05.30 WIB, di Jalan Raya Pasir Angin Palasari-Bojonggenteng, tepatnya di Kampung Palasarihilir, Desa Palasari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Saat itu, korban yang sedang menempuh perjalanan mudik dari Jakarta menggunakan motor Honda Beat Deluxe bernopol F-3846-UCE menuju rumahnya di Cikidang, tiba-tiba dipepet oleh satu unit motor berwarna kuning yang ditumpangi dua orang pelaku.
"Korban sempat melakukan upaya perlawanan, namun salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa celurit sehingga korban tak berani melawan lebih jauh," jelas Kapolres Sukabumi AKBP Samian. Pelaku kemudian membawa kabur motor korban ke arah Bojonggenteng, namun sebilah celurit milik mereka tertinggal di lokasi kejadian. Akibat insiden ini, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 13.000.000.
Respon Cepat Polisi Ungkap Kasus
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi bersama Unit Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat. AKBP Samian menegaskan bahwa tindakan ini merupakan respon cepat Polri atas Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/I/2025/SPKT/POLSEK PARUNGKUDA tertanggal 18 Maret 2026.
"Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sukabumi yang di-backup oleh Unit Resmob Dit Reskrimum Polda Jabar telah melakukan ungkap kasus tindak pidana curas di wilayah hukum Polsek Parungkuda," ujar Samian. Dua pelaku begal tersebut berhasil diringkus tanpa perlawanan, menunjukkan efektivitas operasi gabungan yang dilakukan.
Dampak dan Implikasi Keamanan Mudik
Kejadian ini mengingatkan kembali akan pentingnya keamanan selama musim mudik Lebaran, di mana banyak pemudik yang rentan menjadi target kejahatan di jalanan. Aksi begal dengan menggunakan senjata tajam seperti celurit menambah tingkat kekhawatiran bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh.
Polisi mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu waspada, terutama saat melintasi area yang sepi atau kurang ramai. Selain itu, disarankan untuk menghindari perjalanan pada jam-jam tertentu yang berisiko tinggi, serta melaporkan segera setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib.



