PBNU Apresiasi Kesigapan Polri: Mudik 2026 Sukses dan Aman Terkendali
Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Ketua PBNU, KH Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur, menyatakan bahwa pelaksanaan mudik tahun ini berjalan sangat terkendali meskipun menghadapi tantangan volume kendaraan yang terus meningkat setiap tahunnya.
Kesaksian Langsung dari Ketua PBNU
Gus Fahrur mengungkapkan, "Alhamdulillah, arus mudik Lebaran 2026 telah berlangsung sukses, aman, dan terkendali meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya." Pernyataan ini disampaikan kepada wartawan pada Senin, 30 Maret 2026, setelah ia melakukan perjalanan ke berbagai kota selama periode Lebaran.
Ia juga memberikan kesaksian langsung mengenai efektivitas skema pengaturan lalu lintas yang diterapkan oleh Korlantas Polri. "Kita mengapresiasi kesigapan aparat kepolisian dalam penggunaan rekayasa lalu lintas, seperti one way dan contraflow, ini berhasil mempercepat perjalanan pemudik," tuturnya. Selain itu, Gus Fahrur bersyukur karena angka kecelakaan lalu lintas menurun drastis tahun ini, sehingga perjalanannya berjalan dengan aman dan nyaman.
Data dan Prestasi Operasi Ketupat 2026
Polri secara resmi mengakhiri Operasi Ketupat 2026 pada Rabu, 25 Maret, dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Operasi ini mencatatkan keberhasilan signifikan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas di jalan raya.
Berdasarkan data dari aplikasi IRSMS Korlantas Polri yang disampaikan oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, jumlah korban meninggal dunia selama periode mudik dan balik tahun ini mengalami penurunan sebesar 30,41 persen atau 104 orang. Total kejadian kecelakaan lalu lintas secara nasional juga menunjukkan penurunan sebesar 5,31 persen, berkurang 153 kejadian dibandingkan tahun lalu. Selain itu, dalam Operasi Ketupat tahun ini tercatat nihil kecelakaan menonjol.
Faktor Pendukung Keberhasilan
Keberhasilan Polri dalam menekan angka fatalitas ini merupakan hasil dari penerapan rekayasa lalu lintas yang terukur, seperti One Way Nasional hingga One Way Sepenggal Presisi. Penggunaan teknologi modern juga turut mendukung, termasuk:
- ETLE Patrol Presisi
- Command Center Mobile
- Body Cam
Teknologi ini memungkinkan pengambilan keputusan cepat di lapangan. Sinergitas antar-stakeholder dan pelayanan humanis menjadi kunci utama keberhasilan Operasi Ketupat 2026, sesuai dengan semangat 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.
Ucapan Terima Kasih dan Kolaborasi
PBNU menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi, terutama para personel Korlantas Polri yang tetap bersiaga di jalur mudik selama masa libur Idulfitri 1447 H. "Kita berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dengan baik, khususnya personel Korlantas Polri yang bertugas selama Lebaran tanpa kenal lelah, semoga Allah SWT memberkahi dan membalas kebaikan mereka semua," pungkas Gus Fahrur.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan yang bekerja keras mengamankan arus mudik dan balik 2026. Dia mengapresiasi sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder dalam mewujudkan mudik yang aman dan nyaman, sesuai dengan tagline mudik 2026 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.



