Oknum Prajurit TNI Ditangkap Usai Bobol Enam Minimarket di Tulungagung dan Trenggalek
Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) berinisial AM berhasil diamankan oleh aparat keamanan. Penangkapan ini dilakukan setelah oknum tersebut diduga kuat terlibat dalam aksi pembobolan enam minimarket dan toko yang tersebar di wilayah Tulungagung hingga Trenggalek, Jawa Timur.
Pelaku Ditangkap Saat Beraksi di Minimarket Tulungagung
Menurut informasi yang dihimpun, AM merupakan anggota Koramil Pakel yang berlokasi di Kabupaten Tulungagung. Pelaku berhasil ditangkap dalam kondisi tertangkap tangan saat sedang melakukan aksinya di salah satu minimarket di Tulungagung pada Sabtu (7/3/2026) dini hari.
Wakapendam V/Brawijaya, Letkol Czi Yudo Aji Susanto, mengonfirmasi kejadian ini. "Memang benar ada oknum anggota TNI AD yang melakukan pencurian di sejumlah minimarket di Tulungagung dan Trenggalek. Inisial pelaku adalah AM, anggota Koramil Pakel, Tulungagung," jelasnya.
Pelaku Pernah Dipenjara karena Kasus Serupa
Lebih lanjut, Yudo Aji Susanto mengungkapkan bahwa pelaku bukanlah orang baru dalam dunia kriminal. AM pernah terjerat kasus pencurian yang sama di Trenggalek pada tahun 2024. Saat itu, ia divonis hukuman penjara selama delapan bulan dan baru saja bebas pada tahun 2025.
"Perkiraan sementara, terdapat kurang lebih enam tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Tulungagung dan Trenggalek yang menjadi target aksi pelaku," tambahnya.
Proses Hukum dan Tindakan Tegas dari Kodam
Saat ini, AM masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung. Namun, ia tetap berada di bawah pengawasan ketat dari Subdenpom V/1-6 Tulungagung. Setelah kondisinya memungkinkan, pelaku akan segera menjalani proses hukum lebih lanjut yang akan ditangani oleh Denpom V/1 Madiun.
Kodam V/Brawijaya menegaskan komitmennya untuk tidak toleran terhadap setiap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggotanya. Institusi ini akan memberikan sanksi tegas, termasuk dalam kasus yang melibatkan AM ini, sebagai bentuk penegakan disiplin dan hukum.
Kejadian ini menyoroti pentingnya integritas dan penegakan hukum yang konsisten di dalam tubuh TNI. Masyarakat pun diharapkan tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.
