Sebuah video viral memperlihatkan aksi cepat petugas kepolisian yang membubarkan komunitas motor parkir sembarangan hingga menutup jalan di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Polisi langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan dari warga.
Kronologi Penutupan Jalan
Dalam video yang dilihat detikcom, Minggu (3/5/2026), seorang warga tampak mengeluhkan kondisi jalan yang ditutup di sekitar Thamrin, Jakarta Pusat. Kondisi ini menyebabkan kemacetan parah di jalan protokol tersebut.
"Jalan ditutup, begini tuh sifatnya kerjaannya malam-malam. Mana petugas nih, ini tengah-tengah kota loh. Jalan protokol loh, jalur utama ini. Etalasenya Kota Jakarta nih jalur utama protokol nih. Kayak begini masak nih," ujar warga perekam video.
Laporan Warga ke Polisi
Warga tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas kepolisian yang berjaga di kawasan Bundaran HI. Warga menunjukkan gambar kemacetan dan penutupan jalan tersebut. "Coba kita lapor ya. Pak, malam Pak. Nih, mau lapor nih, ini nih di depan apa namanya Kedutaan Jepang," ujar warga. "Iya, yang sana ya?" timpal polisi. "Iya, tadi nutup jalan," jawab warga.
Respons Cepat TNI-Polri
Tim kepolisian bersama anggota TNI segera bergerak menuju titik lokasi. Mereka membubarkan kerumunan yang mengakibatkan jalan ditutup dan macet. "Alhamdulilah langsung direspons nih, tuh gabungan TNI Polri langsung respons laporan saya. Tadi laporan di Bundaran HI. Langsung direspons. Mantap langsung direspons, disamperin. Alhamdulilah. Respons langsung nih. Kalau begini enak nih jalanan jadi aman, orang jadi nyaman lewatnya. Terima kasih polisi dan TNI," ujar warga perekam video.
Klarifikasi Polisi
Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (2/5) malam atau menjelang dini hari. Erlyn menyebut aksi komunitas motor yang parkir sembarangan itu mengakibatkan kemacetan. "Kejadian malam Minggu atau Minggu dini hari, petugas membubarkan komunitas motor yang parkir tidak sesuai aturan mengakibatkan jalan protokol macet, pembubaran aman," ujar Iptu Erlyn.



