Viral Oknum TNI AL Lawan Arah dan Gebrak Ambulans di Surabaya Minta Maaf
Oknum TNI AL Viral Gebrak Ambulans di Surabaya Minta Maaf

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengendara motor marah-marah dan menggebrak ambulans di Jalan Bengawan, Surabaya, viral di media sosial. Pelaku diketahui merupakan anggota TNI Angkatan Laut (AL) bernama Sujarwo. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (27/4) dan memicu reaksi luas dari warganet.

Kronologi Kejadian

Dalam video berdurasi satu menit yang diunggah oleh akun TikTok @ambulancesikoko, terlihat Sujarwo melaju melawan arus lalu lintas. Saat sopir ambulans meminta jalan, bukannya menepi, ia justru emosi dan menggebrak kendaraan ambulans. Peristiwa ini terjadi pada petang hari di kawasan Bengawan, Surabaya.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Setelah videonya viral, Sujarwo memberikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui video yang diunggah oleh akun @ydsf_ambulance_center. Dalam pernyataannya, ia menyatakan, "Kepada pimpinan kami, khususnya pimpinan TNI Angkatan Laut, kami mohon maaf tidak mengulangi lagi pelanggaran tersebut." Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat luas atas tindakannya yang tidak terpuji.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reaksi Warganet

Video tersebut menuai lebih dari 2.900 suka, 290 kali dibagikan, dan lebih dari 120 komentar. Banyak warganet mengecam tindakan Sujarwo yang dinilai arogan dan melanggar aturan lalu lintas. Beberapa komentar juga menyoroti pentingnya memberikan prioritas kepada ambulans yang sedang membawa pasien.

Penjelasan Sopir Ambulans

Pemilik akun @ambulancesikoko, Varhan Aditya, yang merupakan sopir ambulans saat kejadian, menjelaskan bahwa ia sendiri yang menyaksikan langsung aksi Sujarwo. Menurut Varhan, Sujarwo mengenakan kaus TNI AL dan bukannya minggir seperti pengendara lain yang juga melawan arah, ia malah marah-marah dan menggebrak mobil ambulans. Varhan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih menghargai pengguna jalan yang sedang dalam keadaan darurat.

Kejadian ini menjadi perhatian publik dan menimbulkan diskusi mengenai disiplin berlalu lintas serta etika di jalan raya. TNI AL sendiri diharapkan memberikan sanksi tegas kepada anggotanya yang terbukti melanggar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga