Polisi Ungkap Motif Pemukulan di Cibubur Akibat Klakson
Polisi akhirnya mengungkap motif di balik aksi pemukulan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial RG (40) terhadap pengemudi mobil di Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Pelaku mengaku emosi lantaran anaknya yang masih bayi terbangun karena bunyi klakson dari korban.
Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby menjelaskan bahwa tersangka membawa bayi di dalam mobilnya saat kejadian. “Jadi kalau motif adalah tersangka emosi dan membawa bayi, membawa bayi di dalam mobil itu,” ujarnya pada Kamis (21/5/2026).
Anak Terbangun, Pelaku Emosi
Menurut polisi, anak pelaku terbangun setelah korban membunyikan klakson. Pelaku merasa harga dirinya sebagai ayah terancam dan ingin melindungi anaknya, sehingga ia menjadi emosi dan memukul korban. “Sehingga anaknya terbangun dan harga dirinya sebagai ayah ingin melindungi anaknya sehingga pelaku merasa emosi,” tambah Robby.
Keributan Berawal dari Klakson
Peristiwa ini bermula ketika korban melintas di jalan alternatif tersebut. Tiba-tiba mobil pelaku keluar dari Jalan Masjid At Taqwa menuju Jalan Alternatif Cibubur dan langsung mengambil jalur tengah. Korban yang kaget spontan membunyikan klakson panjang satu kali. Hal inilah yang memicu kemarahan pelaku hingga terjadi pemukulan.
Video keributan tersebut viral di media sosial. Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, membenarkan peristiwa itu dan menyatakan korban telah membuat laporan polisi. “Iya sudah (lapor polisi). (Pelaku) Masih lidik,” kata Robby saat dikonfirmasi pada Senin (18/5).
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku yang telah teridentifikasi. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi di jalan raya.



