Kronologi Penemuan 2 WNA Tewas di Apartemen Cengkareng
Kronologi 2 WNA Tewas di Apartemen Cengkareng

Dua orang pria warga negara asing (WNA) ditemukan tewas di sebuah apartemen di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis, 4 Juni 2026. Satu orang lainnya ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke rumah sakit. Penemuan ini pertama kali dilakukan oleh rekan korban yang juga merupakan WNA.

Awal Mula Penemuan

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu menjelaskan bahwa kejadian berawal ketika teman korban mencoba menghubungi para korban namun tidak mendapatkan respons. "Jadi awalnya dari teman korban ngehubungin nggak bisa, saksinya teman korban, WNA sama juga (rekan korban)," ujar Wisnu.

Karena khawatir, rekan korban kemudian menghubungi pihak apartemen. Setelah menerima laporan, sekuriti bersama teknisi apartemen segera membuka kamar korban. "Nah kemudian teman korban ini menghubungi pihak sekuriti dan teknisi untuk membuka apartemen itu. Sekuriti dan teknisi kemudian membuka apartemen tersebut," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Saat pintu apartemen dibuka, dua orang WNA sudah ditemukan tidak bernyawa. Sementara satu orang lainnya masih hidup meski dalam kondisi tidak sadar. Korban selamat langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. "Kedapatan dua WNA sudah meninggal dunia dan satu masih hidup dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan. Keduanya yang meninggal dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna melakukan pemeriksaan secara scientific," imbuh Wisnu.

Penyebab Kematian Diselidiki

Pihak kepolisian masih mengusut penyebab kematian kedua WNA tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Pemeriksaan awal telah dilakukan oleh penyidik terkait temuan itu. Hasil sementara yang diperoleh menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua jenazah. "Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban yang meninggal," ungkap Budi.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari RS Polri Kramat Jati untuk mengungkap penyebab pasti kematian. Sementara itu, satu korban yang selamat masih dalam perawatan intensif dan belum dapat dimintai keterangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga