Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menyambut baik capaian ini dan menilai bahwa hal tersebut merupakan buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Peningkatan Kepercayaan Publik
Dalam keterangannya kepada wartawan pada Jumat (26/6/2026), Sahroni menyatakan bahwa tingginya kepercayaan publik membuktikan bahwa kerja keras Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. "Ini adalah buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit," ujarnya.
Meski demikian, Sahroni mengingatkan Polri untuk tidak lengah dengan hasil positif tersebut. Ia berharap kinerja Polri dapat terus ditingkatkan ke depannya. "Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat," tambahnya.
Pekerjaan Rumah yang Harus Dituntaskan
Legislator dari Partai NasDem ini juga menekankan bahwa masih ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh Polri. Ia menyebutkan beberapa di antaranya adalah kejahatan jalanan, premanisme, peredaran narkoba, dan kejahatan berbasis digital yang harus terus diberantas secara konsisten.
"Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket," kata Sahroni.
Metodologi Survei Litbang Kompas
Survei Litbang Kompas dilaksanakan pada 9 hingga 18 April 2026 dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Survei ini memiliki margin of error 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden diberikan pertanyaan: "Secara umum yakin atau tidak yakinkah Anda kinerja Polri akan semakin baik di masa mendatang?" Hasilnya, 82,4 persen responden menjawab yakin, 12,1 persen tidak yakin, dan 5,5 persen tidak tahu.
Harapan ke Depan
Sahroni optimistis jika Polri terus mengayomi dan mengutamakan kepentingan masyarakat, kepercayaan publik dapat mencapai 100 persen. Ia mendorong Polri untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang telah dicapai.



