Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Tanah Tinggi X, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Kamis dini hari, 4 Juni 2026. Peristiwa ini menyebabkan setidaknya 30 unit rumah tinggal hangus terbakar, berdampak langsung pada 60 kepala keluarga atau sekitar 240 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.
Kronologi Kebakaran
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 00.20 WIB. Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi dan berhasil melakukan pendinginan pada pukul 02.09 WIB. Proses pemadaman secara keseluruhan dinyatakan selesai pada pukul 04.24 WIB. "Awal kejadian pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 00.20 WIB, waktu pendinginan pukul 02.09 WIB dan pemadaman selesai pukul 04.24 WIB," ujar Marulitua.
Penanganan dan Evakuasi
Marulitua menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap pendalaman oleh petugas di lapangan. Data mengenai korban jiwa maupun luka-luka, jumlah pengungsi, serta estimasi kerugian material juga masih terus dikumpulkan. "Dugaan penyebab dalam pendataan. Korban dalam pendataan, pengungsi dalam pendataan, dan estimasi kerugian juga masih dalam pendataan," jelasnya.
Sementara itu, warga yang terdampak diarahkan ke lokasi pengungsian sementara di Masjid Al-Ittihadiyah yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Masjid tersebut difungsikan sebagai tempat penampungan darurat bagi para penyintas sembari menunggu proses pendataan dan langkah penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Upaya Pendataan dan Bantuan
Hingga Kamis pagi, petugas gabungan dari berbagai instansi masih melakukan asesmen di lokasi kejadian. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan dasar para korban dapat terpenuhi, seperti makanan, air bersih, dan tempat berteduh. Selain itu, pendataan menyeluruh terus dilengkapi untuk mengetahui secara pasti dampak kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk tersebut.
Kebakaran di Johar Baru ini menjadi peristiwa kedua dalam waktu dekat yang melanda Jakarta. Sebelumnya, kebakaran besar juga terjadi di Kemayoran yang menghanguskan 304 bangunan dan menyebabkan 679 jiwa kehilangan tempat tinggal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk membantu para korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.



