Hoaks Operator Alat Berat Tewas Dimangsa Ular Piton di Kalimantan
Hoaks Operator Alat Berat Tewas Dimangsa Piton

Media sosial dihebohkan dengan narasi yang menyebutkan seorang operator alat berat di Kalimantan tewas setelah dimangsa ular piton. Narasi tersebut disertai dengan foto seekor ular piton yang perutnya tampak membesar. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan. Foto yang beredar ternyata digunakan dalam konteks yang keliru.

Narasi yang Beredar

Narasi tentang operator alat berat yang tewas dimangsa piton pertama kali dibagikan oleh beberapa akun Facebook pada Rabu, 3 Juni 2026. Akun-akun tersebut mengunggah foto ular piton dengan perut besar dan menuliskan keterangan yang mengaitkannya dengan kejadian di Kalimantan. Narasi serupa juga menyebar di berbagai platform media sosial lainnya.

Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap foto dan narasi yang beredar. Setelah ditelusuri, ditemukan bahwa foto ular piton dengan perut membesar tersebut bukanlah dokumentasi dari kejadian di Kalimantan. Foto itu sudah beredar sebelumnya di internet dengan konteks yang berbeda, dan tidak ada kaitannya dengan insiden operator alat berat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selain itu, tidak ada laporan resmi dari pihak berwenang di Kalimantan mengenai kejadian tersebut. Tim juga memeriksa sumber-sumber terpercaya dan tidak menemukan bukti yang mendukung klaim bahwa operator alat berat tewas dimangsa ular piton.

Kesimpulan

Narasi yang menyebutkan operator alat berat di Kalimantan tewas dimangsa ular piton adalah hoaks. Foto yang digunakan adalah foto lama yang tidak terkait dengan peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan selalu melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga