Kapolri Listyo Sigit Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan di Buka Puasa PB SEMMI
Kapolri Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan di Buka Puasa PB SEMMI

Kapolri Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan di Acara Buka Puasa Bersama PB SEMMI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). Agenda yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) ini dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk para mahasiswa dan aktivis.

Ajakan Menjaga Persatuan di Tengah Perbedaan

Dalam sambutannya, Kapolri mengajak mahasiswa sebagai generasi penerus untuk menjaga persatuan bangsa. "Boleh kita berbeda-beda di dalam pikiran, di dalam pendapat kita. Namun ada satu hal yang harus kita jaga, sampai di batas mana kita tetap harus menjaga persatuan untuk negara kita tercinta," ujar Jenderal Sigit.

Ia mengingatkan pengalaman sejarah Indonesia yang pernah dipecah belah selama 350 tahun sebagai pelajaran berharga. "Jangan mau lagi," tegasnya di hadapan para peserta.

Demokrasi Sebagai Harmoni dan Ruang Ekspresi

Kapolri mengibaratkan demokrasi seperti harmoni musik yang terdiri dari berbagai alat musik dan suara berbeda namun menghasilkan keindahan. Ia menegaskan bahwa Polri sangat menghargai ruang ekspresi dan kebebasan berpendapat sebagai amanat reformasi.

"Polisi sangat menghargai ruang berekspresi. Kita memiliki kewajiban untuk memberikan ruang dan pelayanan sebaik-baiknya terhadap kebebasan berekspresi," sambung Jenderal Sigit. Paradigma baru Polri dari menjaga menjadi melayani terus dilaksanakan untuk memenuhi amanah tersebut.

Kelakar dan Interaksi dengan Aktivis Mahasiswa

Dalam suasana hangat, Jenderal Sigit sempat berkelakar mengenai hubungannya dengan para aktivis mahasiswa. Ia mengaku sering mengajak mahasiswa berdiskusi, meskipun tak jarang pula dirinya menjadi sasaran demonstrasi.

"Saya sangat senang bertemu dengan teman-teman mahasiswa dan aktivis. Betul kata Pak Hamdan, orang tua kita, bahwa saya sudah banyak bertemu aktivis dan alhamdulillah, rencana setelah pensiun saya mau jadi aktivis," katanya disambut tawa peserta.

Ia menambahkan, "Jadi saya kira bergurunya sudah cukup banyak lah. Mulai dari saya mengajak teman-teman untuk berdiskusi sampai saya didemo pun sudah sering."

Momentum Bonus Demografi dan Indonesia Emas 2045

Kapolri juga mengingatkan bahwa tahun 2030-2035 adalah momentum krusial bagi Indonesia untuk melompat menjadi negara maju melalui bonus demografi. Ia menitipkan masa depan bangsa kepada mahasiswa yang hadir.

"Kita yang bagian menjaga, adik-adik semua yang bagian untuk mempersiapkan diri masuk ke Indonesia Emas 2045. Ini adalah amanat besar dari para pendiri bangsa," ujarnya. Jenderal Sigit meminta mahasiswa untuk menegur jika ada yang nakal dalam institusi Polri, tetapi juga menjaga yang baik.

Dukungan untuk Pembangunan Nasional dan Aksi Kemanusiaan

Kehadiran Kapolri dalam forum mahasiswa ini menekankan pentingnya peran pemuda dan intelektual dalam menjaga persatuan bangsa, terutama di bulan suci Ramadan. Hal ini guna mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Tak hanya sekadar berbuka puasa, agenda ini juga diwarnai dengan aksi kemanusiaan. Kapolri memberikan penyerahan simbolis santunan dan paket sembako. Sebanyak 50 paket sembako dibagikan yang berisi kebutuhan pokok seperti:

  • Beras
  • Minyak goreng
  • Gula

Selain itu, diberikan juga 50 paket santunan untuk anak yatim. Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta ini, Kapolri didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, termasuk:

  1. Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan
  2. As SDM Kapolri Irjen Anwar
  3. Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim
  4. Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir
  5. Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana

Hadir pula Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (LTSI) Hamdan Zoelva dan Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra beserta jajaran. Acara dibuka dengan ucapan selamat beribadah puasa dan permohonan maaf lahir batin di tengah suasana bulan Ramadan 1447 H.