Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan ASRI, Targetkan Zero Sampah dan Lubang di Jalan
Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan ASRI, Target Zero Sampah & Lubang

Kapolda Sumatera Selatan Pimpin Gerakan ASRI, Targetkan Zero Sampah dan Zero Lubang di Jalan

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Agus Suryonugroho, secara resmi memimpin peluncuran Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) di wilayah tersebut. Gerakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman bagi seluruh masyarakat Sumsel, dengan fokus utama pada penghapusan sampah dan perbaikan infrastruktur jalan.

Target Ambisius: Zero Sampah dan Zero Lubang

Dalam sambutannya, Kapolda Agus menegaskan bahwa Gerakan ASRI memiliki target yang sangat jelas dan ambisius, yaitu mencapai kondisi zero sampah dan zero lubang di seluruh jalan di Sumatera Selatan. Target ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.

"Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik. Zero sampah dan zero lubang bukan hanya slogan, tetapi aksi nyata yang harus kita capai bersama," ujar Kapolda Agus dengan penuh semangat.

Kolaborasi Lintas Sektor dalam Implementasi Gerakan

Gerakan ASRI tidak hanya melibatkan kepolisian, tetapi juga menggandeng berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah. Kolaborasi ini mencakup:

  • Dinas Lingkungan Hidup untuk pengelolaan sampah yang lebih efektif.
  • Dinas Pekerjaan Umum dalam perbaikan dan pemeliharaan jalan.
  • Kelompok masyarakat dan relawan untuk aksi bersih-bersih dan sosialisasi.

Dengan sinergi ini, diharapkan Gerakan ASRI dapat berjalan secara maksimal dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Sumsel.

Langkah Konkret dan Monitoring Berkelanjutan

Untuk memastikan keberhasilan gerakan, Kapolda Agus menyatakan akan dilakukan langkah-langkah konkret, termasuk patroli rutin untuk memantau kondisi jalan dan penanganan sampah. Selain itu, akan ada sistem pelaporan dari masyarakat untuk mengidentifikasi titik-titik kritis yang memerlukan perhatian segera.

"Kami akan terus memonitor perkembangan Gerakan ASRI. Setiap kemajuan, sekecil apa pun, akan kami catat dan evaluasi untuk perbaikan ke depan," tambahnya. Dengan pendekatan yang terstruktur ini, diharapkan target zero sampah dan zero lubang dapat tercapai dalam waktu yang telah ditetapkan.

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan

Gerakan ASRI diharapkan tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumsel. Jalan yang bebas dari lubang dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, sementara pengurangan sampah mendukung kesehatan dan estetika wilayah. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya global dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan kepemimpinan Kapolda Sumsel, Gerakan ASRI menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.