Jaringan Pemasok Amunisi Ilegal ke KKB Papua Dibongkar, 4 Pelaku Ditangkap
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil membongkar jaringan pemasok amunisi ilegal yang diduga melayani kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Papua. Operasi ini dilakukan selama dua hari di Jayapura, dengan empat pelaku berhasil diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Operasi Pengungkapan Jaringan Ilegal
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, mengonfirmasi bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengungkap peredaran amunisi ilegal yang terkait dengan kelompok bersenjata di Papua. "Kembali mengungkap jaringan peredaran amunisi ilegal yang diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata di Papua," ujarnya, seperti dilaporkan pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Operasi dilakukan pada Rabu dan Kamis, 25-26 Maret 2026, di Jayapura. Empat orang yang ditangkap berinisial KO (45 tahun), SMM (40 tahun), HM (53 tahun), dan AKW (51 tahun). Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dengan peran berbeda dalam jaringan ini.
Peran dan Bukti yang Diamankan
Berdasarkan pemeriksaan awal, tiga tersangka, yaitu KO, SMM, dan AKW, diduga berperan sebagai perantara atau fasilitator dalam transaksi amunisi ilegal. Sementara itu, tersangka HM diduga bertindak sebagai penyedia atau penjual amunisi. Aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk:
- Perangkat komunikasi yang digunakan dalam aktivitas ilegal.
- Kendaraan yang diduga dipakai untuk mendukung operasi jaringan.
- Senjata api rakitan yang terkait dengan kegiatan kriminal.
Penangkapan ini merupakan pengembangan dari penyidikan kasus sebelumnya yang juga melibatkan jaringan distribusi senjata dan amunisi ilegal di beberapa wilayah Papua. Hal ini menunjukkan komitmen Satgas dalam memberantas aktivitas ilegal yang mengancam keamanan di daerah tersebut.
Dasar Hukum dan Tindakan Lanjutan
Para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nomor 1 Tahun 2023, khususnya Pasal 306 juncto Pasal 20, yang mengatur tentang kepemilikan senjata ilegal serta perbantuan dalam tindak pidana. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mengganggu rantai pasokan amunisi ilegal ke KKB.
Operasi Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus berlanjut untuk memastikan stabilitas keamanan di Papua, dengan fokus pada pengungkapan jaringan kriminal yang lebih luas. Masyarakat diimbau untuk bekerja sama dengan aparat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran senjata dan amunisi ilegal.



