Polisi Bongkar Kabar Bohong 'Pocong' Keliling
Beberapa hari terakhir, warga Tangerang Raya dan Jakarta dihebohkan dengan isu kemunculan sosok 'pocong' yang berkeliling hingga membawa golok. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh kepolisian, kabar tersebut dipastikan sebagai hoax atau kabar bohong. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Asal Mula Isu 'Pocong' di Tangerang
Kehebohan ini bermula dari unggahan di media sosial yang menyebutkan adanya teror 'pocong' di Kecamatan Rajeg, Tangerang. Dalam narasi yang beredar, sosok tersebut diduga bukan makhluk mistis, melainkan modus kriminal untuk menakuti penghuni rumah agar panik dan membuka pintu, sehingga pelaku dapat melancarkan aksi perampokan. Menanggapi hal itu, Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meminta masyarakat tetap waspada namun tidak panik, serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Polresta Tangerang kemudian melakukan pengecekan di lokasi yang disebut, namun hasilnya nihil. Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Sandro Tree Bahara menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti keberadaan 'pocong' tersebut. Informasi itu baru sebatas unggahan di media sosial dan belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian.
Isu 'Pocong' di Ciputat Timur: Ternyata Pengamen Cosplay
Isu serupa juga merebak di Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Sejumlah warganet mengaku melihat penampakan 'pocong' di Jalan Haji Gadung Raya dan dekat Komplek Pertamina. Polisi yang mendapatkan informasi tersebut segera turun ke lokasi dan melakukan pengecekan. Hasilnya, tidak ada sosok pocong yang menyeramkan. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan bahwa 'pocong' yang membuat heboh itu sebenarnya adalah pengamen yang sedang cosplay.
Bambang menambahkan bahwa pihaknya akan memintai klarifikasi kepada pemilik akun yang pertama kali menyebarkan isu tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk menyaring informasi sebelum menyebarluaskannya di media sosial. "Cek dulu kebenarannya sebelum menyebar isu," tuturnya.
Kesaksian Warga: 'Pocong' Hanya Beli Minuman
Seorang penjaga warung kelontong bernama Nur membenarkan adanya pengamen cosplay jadi pocong. Nur mengatakan bahwa pengamen tersebut pernah berbelanja di warungnya. "Iya, ada dua orang. (Mereka) nggak ngapa-ngapain, cuma beli minuman," kata Nur dalam video yang dibagikan Kapolsek Ciputat Timur. Pengamen pocong itu beberapa kali mampir ke warung pada malam hari, namun tidak mengganggu dan hanya beristirahat di warung.
Kesaksian serupa juga datang dari Sani, seorang pedagang di Kompleks Pertamina. Sani mengetahui bahwa 'pocong' yang bikin heboh itu adalah pengamen cosplay. "Saya pernah melihat pengamen yang menggunakan kostum pocong sekitar 2-4 orang," katanya.
Hoax 'Pocong' Bergolok di Ciputat
Polisi juga menerima informasi adanya 'pocong' bergolok melalui hotline Polsek Pamulang. Seorang pelapor mengatakan bahwa temannya melihat 'pocong' beredar di lapangan bola Jalan Cempaka Raya, Rengas, Ciputat Timur, sambil membawa golok. Namun, setelah polisi mengecek lokasi, tidak ditemukan adanya 'pocong' tersebut. Nomor ponsel pelapor pun sudah tidak aktif ketika hendak dikonfirmasi kembali. Kapolsek Ciputat Timur menegaskan bahwa informasi itu tidak benar dan mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada informasi di media sosial.
Isu 'Pocong' di Jakarta Barat Juga Hoax
Kabar kemunculan 'pocong' juga mencuat di Kalideres, Jakarta Barat. Sebuah foto penampakan 'pocong' diunggah di media sosial dengan narasi bahwa sosok berkain putih itu muncul di depan rumah nenek pengunggah. Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan bahwa pihaknya telah menelusuri kabar tersebut dan memastikan bahwa isu itu adalah hoax. "Kita udah cek melalui bhabinkamtibmas kita, unit reskrim. Yang disampaikan di medsos itu, nggak ada kejadian seperti itu," ujarnya.
Rihold mengimbau warga untuk tidak mudah percaya pada berita yang belum dikonfirmasi kebenarannya. "Ya, imbauannya untuk warga ya jangan mudah percaya berita-berita yang di medsos kan kalau belum dikonfirmasi ke sumbernya," tutupnya.
Kesimpulan
Dari penelusuran polisi di berbagai lokasi, dapat disimpulkan bahwa isu kemunculan 'pocong' keliling hingga 'pocong' bergolok adalah hoax. Pelaku yang disebut-sebut sebagai 'pocong' ternyata hanyalah pengamen yang menggunakan kostum pocong untuk mencari nafkah. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak menyebarkan kabar yang belum pasti kebenarannya. Tetap waspada, namun jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.



