Nekat Curi Motor demi Belikan Pacar HP, Maling di Bogor Ditangkap
Curi Motor demi HP Pacar, Maling di Bogor Ditangkap

Seorang pria berinisial MZ alias Ambon diamankan warga setelah gagal mencuri sepeda motor di kawasan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelaku mengaku nekat melakukan aksinya demi membelikan pacar telepon genggam baru.

Kapolsek Cibinong Kompol Jony Handoko mengungkapkan bahwa pacar pelaku meminta dibelikan ponsel, tetapi MZ tidak memiliki uang. Hal ini mendorongnya untuk mencuri motor saat melihat kesempatan.

Kejadian berlangsung pada Selasa malam, 2 Juni 2026, ketika MZ dalam perjalanan menuju kos temannya. Di lokasi, ia melihat sepeda motor dengan kunci masih menempel di kendaraan. Niat jahat pun muncul.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Pas jalan ke kos temennya, pelaku ini lihat ada motor yang kuncinya nempel, ngegantung di motor, terus dia mau ambil (curi) kan," kata Jony saat dihubungi wartawan, Kamis (11/6/2026).

Namun, saat mencoba menyalakan motor, kendaraan tidak bisa hidup. MZ beberapa kali bolak-balik mencoba, tetapi tetap gagal. Upaya terakhirnya diketahui warga, yang langsung meneriakinya 'maling' dan mengamankannya.

"Begitu dia mau nyalain motornya nggak bisa, akhirnya dia balik lagi ke kos temennya itu. Dia coba beberapa kali, jadi bolak-balik, tetep nggak bisa. Nah pas nyoba ngidupin lagi itu ada yang lihat, diteriakin, diamanin warga di situ," jelas Jony.

Setelah diamankan warga, MZ dibawa ke Polsek Cibinong pada Rabu dini hari, 3 Juni 2026, sekitar pukul 00.44 WIB. Namun, ia justru kabur dari kantor polisi saat warga masih berkumpul menunggu korban melengkapi laporan.

Pelarian singkat MZ berakhir di sebuah apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam, 6 Juni 2026. Polisi berhasil menangkapnya setelah melakukan pengejaran.

Kepada petugas, MZ mengaku kabur karena takut dihakimi massa dan ingin lolos dari jeratan hukum. "Rasa takut saja, karena kan kemarin di lokasi sempat dihakimi massa tuh. Jadi rasa takut itu yang memicu dia kabur, jadi pengen lolos saja (dari hukuman). Dia (pelaku) belum punya istri, usianya masih muda, di atas 20 tahunan lah," ujar Jony.

Polisi terus mendalami kasus ini. MZ kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga