CCTV Rekam Pembacokan Pelajar di Palmerah, Korban Luka 7 Jahitan
Pembacokan Pelajar di Palmerah Terekam CCTV, Korban 7 Jahitan

Seorang pelajar menjadi korban pembacokan di kawasan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat, saat hendak berangkat sekolah. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV dan viral di media sosial. Korban mengalami luka di bahu kanan hingga harus mendapatkan tujuh jahitan.

Kronologi Kejadian

Kejadian berlangsung pada Selasa pagi di Gang T, Kelurahan Palmerah. Korban yang mengendarai sepeda motor melintas di jalan setapak menuju sekolah. Dari arah berlawanan, rombongan pelaku yang juga pelajar dari sekolah lain berpapasan dengan korban. Salah satu pelaku memukul korban menggunakan ikat pinggang, kemudian pelaku lainnya turun dari motor dan mengayunkan celurit ke arah korban. Korban yang terkejut sempat berhenti, namun langsung tancap gas untuk menyelamatkan diri setelah melihat senjata tajam diayunkan.

Korban Mengalami Luka 7 Jahitan

Kapolsek Palmerah AKP Parman BM Nainggolan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, ini bukan tawuran melainkan pembacokan yang dilakukan pelaku terhadap korban yang sedang menuju sekolah. Korban dan pelaku tidak saling mengenal. Motif penyerangan masih dalam penyelidikan. Akibat serangan tersebut, korban harus menjalani perawatan dengan tujuh jahitan di bahu kanan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelaku Diamankan Polisi

Setelah melakukan penyerangan, para pelaku langsung melarikan diri. Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua pelajar yang diduga terlibat. Keduanya masih di bawah umur. Satu pelaku diduga memukul korban dengan gesper ikat pinggang, sementara pelaku lainnya melakukan pembacokan menggunakan celurit. Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Palmerah.

Penanganan Sesuai UU Peradilan Anak

Parman memastikan kasus ini ditangani sesuai ketentuan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak karena semua pihak yang terlibat masih berstatus pelajar dan di bawah umur. Polisi terus mendalami motif penyerangan dan kemungkinan adanya pelaku lain.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga