Cekcok Futsal Diduga Picu Penyiraman Air Keras di Cengkareng
Cekcok Futsal Picu Penyiraman Air Keras di Cengkareng

Jakarta - Seorang pengendara motor listrik menjadi korban penyiraman air keras di Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa ini diduga dipicu oleh perselisihan antara korban dan pelaku saat bertanding futsal.

Kronologi Kejadian

Seorang warga bernama Slamet menuturkan bahwa korban sebelumnya terlibat pertengkaran di lokasi futsal. Kedua pihak kemudian saling kejar-kejaran di jalan sebelum akhirnya terjadi penyiraman air keras.

"Katanya (korban) habis sparing main bola atau futsal. Mungkin ada sikut-sikutan atau apa, terus jadi marah," kata Slamet kepada Antara, Senin (27/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Insiden tersebut terjadi di Jalan Dharma Wanita V, RW 01, Rawa Buaya, Cengkareng, pada Minggu (26/4) sore. Korban yang mengendarai sepeda listrik dikejar oleh dua pelaku yang berboncengan sepeda motor.

Korban Alami Luka di Tubuh Kanan

Akibat penyiraman, korban mengalami luka di bagian tubuh sebelah kanan. Warga sekitar sempat panik dan segera membawa korban ke klinik terdekat dalam kondisi sadar untuk mendapatkan penanganan medis.

"Di bagian badan kanan. Awalnya katanya nggak terasa, tapi lama-lama panas," ujar Slamet.

Ia juga mendengar bahwa cekcok antara korban dan pelaku diduga berkaitan dengan taruhan pertandingan futsal. Slamet menambahkan, korban merupakan warga RW 11 Rawa Buaya, sedangkan pelaku bukan berasal dari lingkungan setempat.

"Katanya karena pelaku kalah dan tidak terima soal taruhan," jelasnya.

Polisi Bergerak Cepat

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada malam hari setelah insiden. Kapolsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, mengonfirmasi bahwa satu orang pelaku telah ditangkap.

"Satu (pelaku ditangkap)," kata Gultom. Ia belum merinci kronologi penangkapan, namun menyebut terduga pelaku diamankan oleh Polda Metro Jaya.

Dalam video viral yang beredar di media sosial, korban terlihat mengendarai motor listrik berwarna biru. Dua pelaku yang mengendarai motor skuter mengikutinya. Setelah sejajar, terjadi cekcok mulut, lalu salah satu pelaku yang mengenakan hoodie hitam menyiramkan air dari botol yang diduga air keras. Pelaku lain yang berbaju putih bertindak sebagai pengendara.

Setelah menyiram, kedua pelaku melarikan diri, sementara korban menghentikan motornya. Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya tersangka lain.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga