Bripka Rissa, 'Bunda Polisi' Samarinda yang Diusulkan untuk Hoegeng Awards 2026
Bripka Rissa, 'Bunda Polisi' Samarinda Diusulkan Hoegeng Awards

Bripka Rissa, 'Bunda Polisi' Samarinda yang Diusulkan untuk Hoegeng Awards 2026

Bripka Rissa Melawati, seorang polwan yang bertugas di Samarinda, Kalimantan Timur, telah berperan selama tujuh tahun dalam mendampingi perempuan dan anak korban kekerasan. Atas dedikasinya yang luar biasa, ia diusulkan oleh warga, Lindi Ardina, dalam program Hoegeng Awards 2026 sebagai sosok polisi teladan.

Pengusulan oleh Warga yang Mengenal Integritasnya

Lindi Ardina mengenal Bripka Rissa saat melakukan penelitian skripsi di Samarinda. Dalam formulir usulan Hoegeng Awards 2026, Lindi menulis bahwa Bripka Rissa dikenal sebagai anggota yang berintegritas, profesional, dan humanis. "Dalam setiap penanganan perkara, beliau mengedepankan keadilan, transparansi, serta pelayanan yang responsif kepada masyarakat," tulis Lindi. Ia menambahkan bahwa dedikasi dan komitmen Bripka Rissa dalam menjaga kepercayaan publik patut diapresiasi dan menjadi teladan bagi anggota lainnya.

Saat dihubungi, Lindi menjelaskan lebih lanjut bahwa Bripka Rissa merupakan sosok yang baik, adil, dan tidak membeda-bedakan orang saat menangani kasus. "Mungkin dia sifat keibuannya kebawa, karena mungkin anak-anak yang entah dia dicabuli atau apa dia itu, mungkin kurang sosok dari orang tuanya, jadi Bu Risa mungkin bisa memenuhi ini," ujar Lindi, menyoroti pendekatan humanis Bripka Rissa yang menyentuh langsung kepada para korban.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kesaksian dari Korban dan Pelapor

Kesaksian mengenai sosok Bripka Rissa juga datang dari seorang pelapor berinisial T, yang mengenalnya saat melaporkan kasus pelecehan yang menimpa keponakannya. "Gercep sih orangnya. Terus beliau juga kasih apa, masukan-masukan gitu juga," kata T. Ia menggambarkan Bripka Rissa sebagai polisi yang baik sekaligus tegas, serta terus memperjuangkan keadilan dalam setiap penanganan kasus.

Dedikasi Tujuh Tahun Menangani Kasus Rentan

Bripka Rissa Melawati telah konsisten selama tujuh tahun menangani kasus perempuan, anak, dan kelompok rentan di Samarinda. Sebagai Banum Unitdik VI Satreskrim Polresta Samarinda, sejak 2018, ia telah menangani sekitar 100 kasus. Sebelumnya, Rissa pernah ditempatkan di satuan reserse narkoba, satuan lalu lintas, hingga Binmas.

Salah satu kasus yang cukup menyita perhatian adalah anak usia tiga tahun yang menjadi korban kekerasan seksual. Dalam penanganannya, Rissa memposisikan dirinya sebagai anak sehingga bisa merasakan kondisi korban, bukan sebagai penyidik. "Kita waktu melakukan pemeriksaannya butuh ekstra kesabaran makanya saya bilang kita harus seperti dia, kita nggak bisa memaksa," kata Rissa. Ikatan antara Rissa dan korban masih terjalin hingga kini, dengan korban yang kini duduk di bangku kelas 5 SD masih mengingatnya sebagai "bunda polisi".

Penanganan Kasus Terbaru dan Pendekatan Humanis

Kasus terbaru yang ditangani Rissa melibatkan anak kelas 3 SD yang dijual ibu kandungnya dan diperkosa oleh ayah tirinya. Awalnya, korban kooperatif saat diinterogasi, namun trauma kembali muncul. Rissa kemudian mengajak korban berkeliling naik motor untuk menghilangkan rasa traumanya, sebelum melanjutkan pemeriksaan. "Setelah dia traumanya hilang, kita bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lagi, itu jam 10 kita lakukan visum malam itu juga," ujar Rissa. Polisi kemudian bergerak cepat mengamankan ayah tiri korban, dengan kasus masih dalam tahap pemberkasan dan anak dititipkan di rumah aman.

Rissa menekankan bahwa pendekatannya murni berasal dari pengalaman sebagai perempuan, ibu, dan pernah menjadi anak. "Saya posisikan diri saya sebagai mereka, murni bukan dibuat-dibuat," imbuhnya. Selain kasus kekerasan, Rissa juga menangani kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dengan mayoritas perkara lanjut ke persidangan.

Kegiatan Pencegahan dan Penyuluhan

Tidak hanya dari sisi penindakan, Bripka Rissa juga aktif dalam pencegahan. Ia kerap terlibat dalam penyuluhan terkait anti-bullying, siber, hingga bahaya seks bebas ke sekolah-sekolah di Samarinda. Upaya ini menunjukkan komitmennya yang holistik dalam melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Dengan rekam jejak yang mengesankan, usulan Bripka Rissa untuk Hoegeng Awards 2026 menjadi bukti nyata dedikasi seorang polisi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberikan perhatian dan kasih sayang layaknya seorang bunda kepada korban-korban yang membutuhkan.