Brigjen Audie Latuheru, Putra Merauke yang Jadi Kapolda Papua Barat Daya
Brigjen Audie Latuheru Jadi Kapolda Papua Barat Daya

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besar-besaran sejumlah jabatan strategis. Salah satu posisi yang diisi adalah Kapolda Papua Barat Daya, kini dijabat oleh Brigjen Audie Latuheru, putra asli Merauke. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1335/VI/KEP./2026 yang terbit pada 25 Juni 2026. Brigjen Audie menggantikan Brigjen Gatot Haribowo yang dimutasi sebagai Pati Polda Papua Barat Daya dalam rangka pensiun.

Lahir dan Besar di Merauke

Audie Latuheru, yang memiliki nama lengkap Yulius Audie Sonny Latuheru, lahir di Kampung Onggaya, Distrik Naukenjerai, Merauke pada 24 Januari 1972. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Inpres Kaimana, lalu melanjutkan ke SMP dan SMA Negeri di Merauke. Sebagai putra daerah, kehadirannya diharapkan membawa situasi kamtibmas yang lebih kondusif di Papua Barat Daya.

Jejak Karier dan Prestasi

Lulusan Akpol 1996 ini memulai kariernya pada 1997. Sebelum menjadi Kapolda, ia menjabat sebagai Kadiklatsusjatrans di Lemdiklat Polri. Pada 2010, Audie menjabat Kanit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan menangani kasus pembunuhan direktur BUMN Nasrudin yang melibatkan mantan Ketua KPK Antasari Azhar. Ia juga pernah menjadi Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2012), Kasubdit Ranmor (2013), Kapolsek Metro Setiabudi (2014), dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan (2015).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pada 2016, Audie menjabat Kapolres OKU Timur, lalu Kapolres Metro Jakarta Barat pada 2019. Puncak kariernya dimulai saat menjadi Kabagjatinter Divisi Hubinter Polri. Ia berhasil menangkap buronan interpol Alie Guo, mantan Wali Kota Bamban Filipina, serta buron nomor satu Thailand, Chaowalit Thongduang, di Bali pada 25 Mei 2024. Atas keberhasilan itu, ia menerima penghargaan dari pemerintah Thailand. Audie juga membawa pulang Christoper Steffanus Budianto, buronan kasus penggelapan mobil artis Jessica Iskandar, dari Thailand.

Pilot dan Penerjun Payung

Audie dikenal sebagai polisi serba bisa. Ia adalah pilot yang menerbangkan pesawat dan penerjun payung. Pada Juli 2016, ia mengalami kecelakaan saat menerbangkan Cessna 152 yang menabrak gunung sebelum mendarat di Lapangan Terbang Banding Agung, OKU Selatan. Beruntung ia tidak cedera dan bahkan langsung lari sore di Mako Polres OKU Timur. Sebagai penerjun, ia dipercaya membawa bendera pada HUT Kemerdekaan RI 2024 dan menjabat Wakil Ketua II Komite Terjun Payung Nasional Indonesia. Ia memimpin kontingen Indonesia di Dubai, Malaysia, dan negara lain, serta tampil di hadapan presiden sejak era SBY hingga Jokowi.

Pengabdian Lain

Saat menjabat Kapolsek Setiabudi, Audie menyelamatkan orang yang hendak bunuh diri di JPO Semanggi. Ia juga memimpin Satgas Kemanusiaan saat gempa Turki 2023. Ia dikenal dekat dengan mahasiswa Papua di Jakarta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga