Masyarakat Apresiasi Kampanye Lagu Keselamatan Mudik Lebaran 2026
Apresiasi Masyarakat untuk Lagu Kampanye Keselamatan Mudik

Masyarakat Apresiasi Lagu Kampanye Keselamatan Mudik Lebaran 2026

Sejumlah masyarakat memberikan apresiasi terhadap cara sosialisasi keselamatan berkendara yang dilakukan oleh Kakorlantas Polri dalam momentum mudik Lebaran 2026. Hal ini muncul seiring proyeksi lonjakan arus mudik yang diperkirakan mencapai sekitar 3,5 juta kendaraan keluar dari Jakarta.

Kampanye Melalui Lagu 'Mudik Tertib Ojo Kesusu'

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengampanyekan keselamatan mudik Lebaran melalui lagu berjudul 'Mudik Tertib Ojo Kesusu'. Lagu ini bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya tidak tergesa-gesa dalam berkendara dan menjaga ketertiban berlalu lintas, dengan fokus pada keamanan perjalanan baik saat berangkat maupun kembali.

Wina (35), warga Kalibata Jakarta Selatan, menyambut baik kampanye ini. Ia menyatakan bahwa lagu tersebut mudah didengar dan diingat, dengan lirik yang mengimbau prioritas keselamatan selama perjalanan. "Ini menurut saya bagus sekali ya lagunya easy listening, jadinya gampang diingat. Karena di dalam lirik lagunya terdapat imbauan kepada masyarakat keselamatan selama perjalanan adalah prioritas utama," ujar Wina melalui keterangan tertulis pada Kamis (5/3/2026).

Respons Positif dari Berbagai Kalangan

Brendy (30), pekerja swasta yang berencana mudik ke Surabaya dengan mobil bersama keluarga, mengungkapkan bahwa lagu ini memiliki pesan kuat dan mudah diingat. "Lagunya enak didengar dan mudah dihafal juga. Cocok untuk menemani perjalanan kita yang mudik. Yang paling saya inget lirik Ojo Kesusu," katanya. Ia menambahkan bahwa pesan untuk sabar dan fokus pada keselamatan sangat relevan bagi para pemudik.

Windi (27), warga Taman Sari Jakarta Barat, menilai kampanye melalui lagu ini sangat tepat. Ia menjelaskan bahwa banyak pengendara sering terburu-buru saat mudik, padahal perjalanan jauh membutuhkan kehati-hatian. "Lagu enak untuk menemani perjalanan mudik dan nggak bikin ngantuk. Sosialisasi keselamatan mudik melalui lagu sudah sangat tepat. Karena dengan adanya lagu, masyarakat itu jadi mudah mengingat imbauan yang dilakukan polisi," terang Windi, yang akan mudik ke Purwokerto.

Udin (35), warga Pinang Ranti Jakarta Timur, juga mengaku senang dengan adanya lagu kampanye ini. Menurutnya, lagu ini dapat meningkatkan kesadaran pengendara untuk tertib berlalu lintas. "Lagunya bikin semangat untuk mudik dan bertemu keluarga. Lagunya mudah didengar. Ditambah juga lirik-lirik imbauan agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan dan menghargai pengendara lain dan juga tidak terburu-buru dalam berkendara agar tiba di kampung halaman dengan aman dan selamat," jelas Udin, yang berencana mudik ke Majalengka.

Dampak dan Harapan ke Depan

Kampanye keselamatan mudik melalui lagu ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan selama periode mudik Lebaran 2026. Dengan jutaan orang yang pulang ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum, sosialisasi yang kreatif dan mudah diakses seperti ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.