Anjing Pemburu Serang Bocah Hingga Tewas di Bogor, Pemilik Diperiksa
Anjing Pemburu Serang Bocah Tewas di Bogor, Pemilik Diperiksa

Polisi tengah menyelidiki kematian seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun yang diduga menjadi korban serangan anjing pemburu babi di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pemilik anjing tersebut telah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Pemilik Anjing Diamankan

Kapolsek Jasinga AKP Agus Hidayat menyatakan bahwa pemilik anjing telah diamankan dan saat ini berada di Polres Bogor. "Pemilik anjing sudah kita amankan, sekarang ada di polres, satu orang. Yang jelas sedang dalam penyelidikan, nanti kita sampaikan setelah ada keterangan-keterangan," ujar Agus saat ditemui di Polres Bogor pada Senin, 8 Juni 2026.

Agus menambahkan bahwa pemilik anjing telah mengakui bahwa anjingnya lah yang menggigit korban hingga tewas. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian tersebut. "Untuk pelaku sudah coba kita konfirmasi kemarin dengan saksi, warga sipak Jasinga. Kebetulan dari pihak pemilik anjing tersebut sudah mengakui bahwa anjing yang menggigit korban adalah miliknya," kata Agus.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemeriksaan Puluhan Saksi

Polres Bogor telah memeriksa total 57 saksi, termasuk 43 di antaranya adalah pemburu babi hutan. Selain itu, polisi juga mengamankan 21 unit mobil yang digunakan untuk mengangkut anjing pemburu. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, "Dalam perkembangan pemrosesan kasus ini, pihak kepolisian total telah memeriksa dan mengamankan sebanyak 57 orang saksi maupun pihak terkait, serta menyita barang bukti berupa kendaraan roda empat sebanyak 21 unit mobil."

Wikha ikut terjun langsung mengawal penanganan kasus tersebut dan memastikan prosesnya berjalan transparan. Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga Jasinga, untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi liar di media sosial, karena penanganan perkara dilakukan secara terukur baik dari segi hukum maupun medis.

Barang Bukti dan Uji Laboratoris

"Seluruh barang bukti kendaraan, pemeriksaan 57 orang, hingga uji laboratoris terhadap ratusan hewan ini menjadi pijakan kuat bagi penyidik untuk mengusut tuntas perkara secara profesional dan transparan. Kami minta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada petugas dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah," tegas Wikha.

Sebelumnya, polisi juga telah mengamankan ratusan anjing setelah insiden tersebut, dan dilaporkan empat ekor di antaranya mati. Kasus ini terus dalam penyelidikan lebih lanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga