Anak 9 Tahun Tewas Digigit Anjing Pemburu di Bogor, Polisi Selidiki
Anak 9 Tahun Tewas Digigit Anjing Pemburu di Bogor

Anak 9 Tahun Tewas Digigit Anjing Pemburu di Bogor

Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun di Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tewas diduga setelah digigit oleh seekor anjing pemburu. Kejadian ini memicu kemarahan ayah korban yang terlihat dalam video yang beredar.

Dalam video tersebut, terlihat mayat bocah yang disebut tewas karena dikejar-kejar dan diserang oleh anjing pemburu babi. Ayah korban terlihat murka dan melampiaskan amarahnya kepada seorang pria yang berkumpul dengan sekelompok orang yang membawa sejumlah anjing. Situasi semakin ricuh, dan sejumlah warga mengaku 'membajak' mobil yang membawa anjing pemburu tersebut.

Polisi Buka Suara

Pihak kepolisian mengusut penemuan mayat bocah di Desa Sipak, Jasinga, usai diduga digigit anjing tersebut. Iptu Agus mengonfirmasi penemuan mayat tersebut. "Betul, ada ditemukan mayat. Lokasi penemuannya di Desa Sipak, Jasinga. Korban usia 9 tahun, informasi dari keluarga usianya 9 tahun. Korban atas nama MAS," kata Iptu Agus, Minggu (7/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Informasi awal dari warga, korban lagi mancing, digigit anjing (pemburu babi). Ini kan baru informasi awalnya, baru diduga. Setelah anggota cek ke lokasi, memang betul ada mayat anak kecil," tambahnya.

Agus menyebutkan jasad korban ditemukan warga yang melintas di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat ditemukan, korban tergeletak di rerumputan dengan luka di kepala. "(Korban) Luka di kepala. Bentuk lukanya sih acak ya. Iya (bukan akibat senjata tajam), kalau pada saat di TKP, ketika kita datang memang tidak ditemukan, tidak ada (anjingnya)," sambungnya.

Agus mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait temuan mayat bocah laki-laki tersebut. Berdasarkan informasi sementara, korban digigit anjing pemburu babi ketika sedang memancing di sekitar lokasi. "Masih tahapan proses pemeriksaan dulu saksi-saksi, masih penyelidikan," imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga