7.728 Aparat Gabungan Amankan Pembagian Sembako dan Pasar Murah di Monas
7.728 Aparat Amankan Pembagian Sembako di Monas

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Pembagian Sembako di Monas

Sebanyak 7.728 personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk mengamankan kegiatan pembagian sembako dan pasar murah di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari ini, Sabtu (28/3/2026). Aparat gabungan yang bersiaga terdiri dari unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah, yang siap mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di lapangan.

Wakapolda Metro Jaya Pimpin Langsung Apel Pengamanan

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono memimpin langsung apel pengamanan di lokasi. Dalam kesempatan tersebut, dia melakukan pengecekan kesiapan personel sekaligus pembagian tugas pengamanan di sejumlah titik strategis di sekitar Monas.

Dekananto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar apel seremonial, melainkan bentuk kesiapan akhir dalam menghadapi potensi kerawanan di lapangan. Terlebih, kegiatan ini akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia dan berpotensi dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai wilayah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Apel ini bukan formalitas, ini pengecekan terakhir kesiapan personel dan perlengkapan. Saya harap seluruh personel memahami tugasnya masing-masing," kata Dekananto dalam arahannya, Sabtu (28/3/2026).

Antisipasi Lonjakan Massa dan Potensi Gangguan Kamtibmas

Pada kesempatan itu, Dekananto juga mengingatkan potensi lonjakan massa, terutama dari warga yang tidak memiliki kupon. Diketahui, kupon yang disebar untuk kegiatan ini mencapai 100 ribu lembar, namun panitia hanya menyiapkan sekitar 4.000 tiket bagi masyarakat yang dapat masuk ke area utama.

Rencana pembagian sembako dan pasar murah akan dimulai pada pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB. "Petugas di pintu masuk harus tegas. Yang boleh masuk hanya yang memiliki tiket dan gelang, di luar itu tidak diperkenankan masuk untuk menghindari kericuhan," ujarnya.

Selain pengaturan akses, personel juga diminta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti:

  • Pencopetan
  • Penjambretan
  • Pencurian kendaraan bermotor

"Pengamanan harus dilakukan secara humanis, namun tetap tegas. Jangan sampai ada kejadian sekecil apa pun," tegas Dekananto.

Penyebaran Personel di Berbagai Titik Strategis

Ribuan personel telah disebar di berbagai titik strategis di sekitar kawasan Monas, mencakup:

  1. Area cawan Monas
  2. Pintu masuk kawasan Monas
  3. Ruas jalan utama di sekitar seperti Jalan Merdeka Utara, Selatan, Barat, dan Timur

Pengamanan yang ketat ini dilakukan untuk memastikan kegiatan pembagian sembako dan pasar murah berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib, serta menghindari berbagai kemungkinan gangguan yang dapat terjadi di tengah kerumunan massa yang besar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga