Viral di media sosial sebuah video memperlihatkan seseorang membuang seekor kucing ke Banjir Kanal Timur (BKT) di Kota Semarang. Polisi bergerak cepat dan menangkap terduga pelaku yang merupakan warga setempat.
Pelaku Berinisial W Diamankan Polsek Gayamsari
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Gayamsari pada Senin (22/6/2026) malam. Terduga pelaku adalah laki-laki berinisial W (44), warga Gayamsari.
“Untuk yang pembuangan kucing, saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Gayamsari,” kata Riki, dilansir detikJateng, Rabu (24/6/2026).
Riki menjelaskan bahwa W ditangkap oleh jajaran Polsek Gayamsari. Saat ini kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Motif Pelaku karena Kucing Buang Kotoran di Kamar
Berdasarkan keterangan sementara, motif W membuang kucing karena merasa kesal. Kucing tersebut diduga sering membuang kotoran di tempat tidur pelaku. Sebelum bertindak, W sudah berusaha mencari pemilik kucing melalui grup WhatsApp RT dengan memfoto dan menyebarkan informasi, namun tidak ada yang mengaku.
“Yang bersangkutan itu buang kucingnya dikarenakan kesal karena kucing tersebut membuang kotoran di tempat tidurnya. Yang pelaku kalau tidak salah menyampaikan, beliau sudah meng-share dan memfoto kucing tersebut di grup RT, tetapi karena tidak ada yang mengaku akhirnya memutuskan untuk membuang kucing tersebut ke lokasi TKP pembuangan,” beber Riki.
Nasib Kucing dan Pemilik Belum Diketahui
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan kucing yang dibuang belum diketahui. Demikian pula identitas pemilik kucing masih misteri. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu apakah ada unsur pidana dalam tindakan pelaku.
“Soal kemungkinan adanya unsur pidana atas tindakan pelaku, polisi masih melakukan pendalaman,” ujar Riki.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak bertindak kasar terhadap hewan. Jika menemukan hewan liar, sebaiknya hubungi pihak berwenang atau komunitas pecinta hewan setempat.



