Viral Lokasari Diduga Tempat Prostitusi Anak, Polisi Selidiki
Viral Lokasari Diduga Tempat Prostitusi Anak, Diselidiki

Jakarta - Kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar) menjadi perbincangan hangat setelah diduga menjadi tempat prostitusi anak di bawah umur. Informasi tersebut viral di media sosial dan langsung mendapat respons dari pihak kepolisian yang bergerak melakukan penyelidikan.

Video Viral Rekaman WN Jepang

Informasi yang beredar di media sosial, seperti dilihat detikcom pada Senin (25/5/2026), menyebutkan bahwa video yang menjadi viral tersebut direkam oleh seorang warga negara (WN) Jepang. Dalam video tersebut, perekam tampak dihampiri oleh beberapa orang yang diduga menawarkan jasa prostitusi. Mereka terdengar berteriak dan mengatakan kata 'seventeen' serta 'perawan' kepada perekam video.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar saat dihubungi pada hari yang sama mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait viralnya informasi tersebut. Polisi juga telah mengecek langsung lokasi Lokasari yang disebut-sebut sebagai tempat prostitusi anak.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Ada berita tersebut, kami cek lokasi, ini terkait video yang baru. Kami jelaskan lagi ini masih dalam tahap pendalaman ataupun proses lidik (penyelidikan)," ujar Bobby.

Klarifikasi dari Pengelola dan Pemerintah Setempat

Bobby menambahkan, pihaknya telah meminta klarifikasi dari pemerintah setempat dan pengelola Lokasari. Mereka menyatakan bahwa tidak ada praktik prostitusi anak di lokasi tersebut seperti yang diviralkan di media sosial.

"Kami sudah mendapatkan statement dari RT RW dan pengelola Lokasari, bahwa di situ tidak terjadi hal yang seperti itu. Mereka juga mendukung atau support untuk mengusut permasalahan itu, juga menolak untuk perlakukan seperti itu (prostitusi)," jelasnya.

Pendalaman Masih Berlangsung

Meski demikian, pihak kepolisian masih harus mendalami informasi tersebut. Bobby menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan.

"Masih dalam proses lidik. Masih dalam tahap pendalaman, tahap penyelidikan," imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga