Jakarta - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan aksi komplotan pencopet di gelaran Pekan Raya Jakarta (PRJ) di Kemayoran, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian setempat langsung bergerak melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan video yang beredar dan dilihat pada Senin (15/6), tampak seorang korban sedang asyik melihat-lihat tenant di lokasi PRJ. Beberapa pelaku terlihat mendekati korban dan diduga dengan lincah mencuri ponsel milik korban tanpa sepengetahuan korban.
Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah mengonfirmasi bahwa korban telah membuat laporan polisi (LP) di Polres Jakarta Pusat. "Sudah, korban membuat LP di Polres Jakpus," ujarnya kepada wartawan pada Senin (15/6/2026).
Langkah Penyelidikan
Agung menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan secara intensif. Polisi juga tengah berupaya melacak keberadaan ponsel milik korban yang diduga dicuri. "Masih dilakukan proses penyelidikan dengan upaya untuk hunting HP korban dan face recording (FR) kemiripan wajah diduga pelaku dari CCTV JIExpo," jelasnya.
Selain itu, polisi juga mengamankan rekaman CCTV dari area sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi para pelaku. Upaya pengembangan terus dilakukan guna mengungkap identitas dan jaringan komplotan pencopet tersebut.
Imbauan untuk Pengunjung
Polisi mengimbau kepada seluruh pengunjung PRJ untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjaga barang bawaan masing-masing. "Kita upayakan ungkap diduga pelakunya yang terekam di CCTV nya," imbuh Agung.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di tempat ramai, terutama di acara-acara besar seperti PRJ. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku.



