Warga Desa Cinembey, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular king kobra sepanjang tiga meter pada Jumat (22/5/2026). Ular berbisa tersebut ditemukan oleh seorang ibu rumah tangga bernama Tetin (50) di area perkebunan dekat pohon pisang di sisi selatan rumahnya. Namun, ular itu kemudian berpindah ke sela-sela tumpukan asbes di halaman depan rumah.
Proses Evakuasi yang Menegangkan
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, menjelaskan bahwa ular tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 18.10 WIB. Tetin yang khawatir akan keselamatan warga segera melapor ke perangkat desa, Ori, yang kemudian meneruskan laporan ke tim Damkar Kuningan.
Empat personel Damkar diterjunkan ke lokasi. Setibanya di sana, ular masih bersembunyi di tumpukan asbes. Celah yang sempit serta risiko bisa mematikan membuat petugas sempat kewalahan. Namun, setelah berjibaku selama 15 menit, ular king kobra tersebut berhasil diamankan.
Kesulitan Petugas Damkar
Menurut Arga, hambatan utama adalah ular king kobra yang merupakan ular berbisa dan agresif, serta posisinya yang terjepit di ruang sempit. Petugas harus sangat berhati-hati selama evakuasi. Proses evakuasi selesai pada pukul 19.10 WIB.
"Hambatannya Ular king kobra merupakan ular berbisa dan bersembunyi di balik tumpukan asbes sehingga anggota harus berhati hati dalam evakuasi. Panjang ularnya 3 meter. Selesai evakuasi pukul 19.10 WIB," tutur Arga.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk selalu waspada terhadap keberadaan hewan berbisa di lingkungan sekitar, terutama di area perkebunan atau tempat yang jarang tersentuh.



