Tukang Ojek di Bali Perkosa Turis China di Uluwatu Setelah Keluar Kelab Malam
Insiden keji terjadi di kawasan Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali, di mana seorang tukang ojek berinisial SAM (23) diduga memperkosa turis asal China berinisial RF. Kejadian ini berlangsung saat korban hendak pulang dari sebuah kelab malam pada hari Jumat (27/3/2026).
Modus Penawaran Tumpangan yang Berujung Kejahatan
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes I Gede Adhi Muliawarman, mengungkapkan bahwa awalnya SAM menawarkan tumpangan kepada korban untuk diantarkan ke vila tempat RF menginap. Namun, niat baik itu berubah menjadi malapetaka ketika pria yang berprofesi sebagai tukang ojek itu justru membawa RF ke jalanan yang sepi dan terpencil.
"Tersangka menawarkan korban untuk diantar ke penginapan Wingsu Guest House yang berada di Jalan Raya Pantai Berawa Nomor 33 Tibubeneng, Kabupaten Badung," jelas Adhi dalam keterangan resminya. Sayangnya, tawaran tersebut hanyalah kedok untuk melakukan aksi keji.
Korban Dipaksa dalam Kondisi Tidak Sadar
Dalam keadaan yang masih di bawah pengaruh minuman beralkohol, RF dipaksa oleh SAM untuk melakukan hubungan badan di area semak-semak. Tidak hanya itu, pelaku yang berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini juga mengancam akan meninggalkan korban di lokasi kejadian jika tidak menyerahkan ponsel miliknya.
"Ancaman tersebut membuat korban semakin ketakutan dan tidak berdaya, sehingga memudahkan pelaku untuk melanjutkan niat jahatnya," tambah sumber kepolisian. Kondisi korban yang lemah akibat alkohol dimanfaatkan sepenuhnya oleh SAM.
Pelaku Berhasil Ditangkap Berkat CCTV
Wajah pelaku berhasil terekam kamera CCTV di penginapan korban, yang kemudian membantu polisi dalam mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Berdasarkan petunjuk visual tersebut, tim kepolisian akhirnya berhasil menangkap SAM di kawasan Jalan Raya Berawa, Badung.
Dalam pemeriksaan lebih lanjut, polisi menemukan bukti kuat berupa ponsel korban yang disembunyikan di bawah jok motor Honda Beat warna hitam milik pelaku. "Kemudian dilakukan pemeriksaan kepada pengendara Honda Beat warna hitam tersebut ditemukan HP korban di bawah jok," imbuh Adhi, mengonfirmasi temuan tersebut.
Dampak dan Implikasi Kasus Ini
Kasus ini menimbulkan keprihatinan mendalam terhadap keamanan wisatawan, terutama di daerah tujuan wisata populer seperti Bali. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan meliputi:
- Peningkatan pengawasan di kawasan kelab malam dan tempat hiburan malam lainnya.
- Edukasi kepada wisatawan mengenai pentingnya menggunakan transportasi resmi.
- Perlunya langkah preventif dari pihak berwajib untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Polisi kini masih mendalami motif dan latar belakang pelaku, sambil memastikan korban mendapatkan pendampingan dan perlindungan hukum yang memadai. Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan publik.



