Musi Rawas – Seorang siswi SMA Negeri di Musi Rawas, Sumatera Selatan, berinisial PC (15), menjadi korban penganiayaan oleh tiga teman sekolahnya di ruang UKS. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka di sekujur tubuh.
Penganiayaan dipicu oleh rasa kesal para pelaku karena orang tua mereka sering membanding-bandingkan dengan korban. Kapolsek Muara Kelingi, Iptu M Nur Hendra, menjelaskan bahwa para pelaku merasa emosi karena terus dibandingkan dengan korban yang dianggap lebih cantik dan pintar.
Peristiwa terjadi pada Rabu, 29 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Ketiga pelaku dan korban merupakan teman sekelas dan masih memiliki hubungan keluarga. Korban dipukul, dicengkram, dan dijambak oleh para pelaku. Setelah korban berteriak, para guru datang dan memanggil mereka ke kantor untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Korban bersama keluarganya telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Muara Kelingi pada hari yang sama. Polisi mengarahkan korban untuk melakukan visum guna pengumpulan bukti medis. Menurut keluarga korban, jika hasil visum dan rontgen sudah keluar dan para pelaku belum menunjukkan itikad baik, mereka akan segera membuat laporan resmi ke polisi.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap perilaku perundungan di lingkungan sekolah. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.



