Seorang pria berinisial AS (26) diduga tenggelam di aliran Kali Ciliwung, Jalan Tomang Banjir Kanal, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang sejak Rabu (8/7/2026) malam.
Pencarian Korban Masih Berlangsung
Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, mengatakan bahwa proses pencarian masih berlangsung. "Masih pencarian korban. Objek evakuasi orang tenggelam," ujarnya pada Kamis (9/6/2026).
Sebanyak 15 personel Damkar Jakbar dikerahkan untuk mencari korban menggunakan perahu karet dengan menyisir aliran kali. Pencarian pada hari Kamis ditutup sementara pukul 17.29 WIB dan akan dilanjutkan keesokan harinya. "Korban belum ditemukan, pencarian korban dilanjutkan besok hari," tambah Achmad.
Diduga Dikejar Orang Tak Dikenal
Kakak korban, Syaiful Bahri, mengungkapkan bahwa adiknya sedang nongkrong bersama dua temannya di tanggul. Tiba-tiba, sekelompok orang tidak dikenal (OTK) berjumlah sekitar lima orang mendatangi mereka. "Nah, tiba-tiba tuh kayak ada orang, lima orang kayak buser gitu penampilannya (orang tidak dikenal), ya kan. Nah, nangkap mereka orang, gitu," kata Syaiful di lokasi kejadian, dilansir Antara.
Menurut informasi yang diterima Syaiful, adiknya dan teman-temannya berusaha melarikan diri dari kejaran OTK tersebut. Dua teman korban berhasil kabur ke arah jalan, sementara AS yang panik memilih berlari ke arah kali dan menceburkan diri. Syaiful mengatakan bahwa adiknya yang bekerja sebagai pekerja gudang tidak pernah memiliki masalah sebelumnya. Ia tidak mengetahui alasan adiknya dikejar OTK. "Ya sepengetahuan saya, saya sering komunikasi sama teman-teman saya, 'Adik saya gimana?' 'Oh baik-baik aja sih, nggak ada masalah apa-apa', gitu," tambahnya.
Saksi: Korban Sempat Berenang dan Kelelahan
Teman korban, Davi, menceritakan bahwa pada malam kejadian, OTK tiba-tiba mendatangi korban yang sedang nongkrong. "Posisinya kayaknya (korban) lagi sama temennya juga, nah temannya kabur ke bawah, nah si Ahmad (korban) lari ke kali," jelas Davi. OTK datang menggunakan sepeda motor dan tidak membawa senjata tajam atau senjata lainnya.
Davi mengatakan bahwa korban sempat berenang setelah menceburkan diri. "Nah korban sempat berenang, itu sekitar jam 12 malam, terus pas saya ngelihat ke tengah, dia gini-gini (melambaikan tangan), udah ngap-ngapan," jelas Davi. Setelah itu, korban tidak terlihat lagi dan diduga tenggelam.
Pihak keluarga berharap korban segera ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pada Jumat (10/7/2026) oleh tim gabungan yang terdiri dari Damkar, Basarnas, dan pihak terkait lainnya.



