Pengeroyokan Maut di Grogol: Korban Didorong dari Lantai 2, 3 Pelaku Ditangkap
Pengeroyokan Maut Grogol: Korban Didorong dari Lantai 2

Jakarta - Kasus pengeroyokan maut di tempat hiburan Westown, Pasar Grogol, akhirnya terungkap setelah satu bulan berlalu. Polisi berhasil menangkap tiga dari delapan pelaku yang terlibat dalam aksi brutal yang menyebabkan korban DM tewas. Korban sempat koma setelah ditemukan terjatuh dari lantai dua pasar dan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu, 10 Mei 2026, sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, korban DM dan para pelaku sedang berada di tempat hiburan Westown sambil mengonsumsi minuman keras. Dalam kondisi mabuk, terjadi cekcok antara korban dan rombongan pelaku setelah berselisih paham saat pesta miras berlangsung. Keributan berlanjut saat mereka turun menuju tangga. Di lokasi tersebut, korban sempat memiting salah seorang teman pelaku. Melihat rekannya dipiting, sejumlah pelaku menjadi marah dan langsung mengeroyok korban sebagai bentuk balas dendam.

Motif dan Tindakan Pelaku

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan mengungkapkan bahwa motif pengeroyokan adalah balas dendam. "Motifnya karena ingin membalas dendam melihat temannya dipiting oleh korban," jelas Alexander kepada wartawan, Jumat (12/6/2026). Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa korban sengaja didorong dari lantai dua oleh para pelaku. "Menurut keterangan pelaku yang sekaligus menjadi saksi, korban memang sengaja dijatuhkan oleh pelaku," tegasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penangkapan Pelaku

Tiga pelaku yang telah ditangkap berinisial NA, AE, dan MLS. Dua di antaranya masih berstatus anak di bawah umur. Mereka ditangkap di wilayah Jakarta Barat dan Rangkasbitung, Banten. Salah satu pelaku bahkan diserahkan langsung oleh keluarganya kepada polisi. "Korban dan pelaku tidak saling kenal," kata Alexander. Saat ini, polisi masih memburu lima pelaku lainnya yang sudah diidentifikasi. Alexander mengimbau para pelaku untuk segera menyerahkan diri. Informasi yang diterima polisi, lima pelaku yang masih berkeliaran sempat mengancam rekannya agar tidak membocorkan informasi.

Upaya Pengejaran

"Lima pelaku lainnya sudah diidentifikasi, termasuk pelaku utama yang mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua. Saat ini kami masih mencari pelaku tersebut," ungkap Alexander. Polisi terus melakukan pengejaran dan berharap para pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga