Fabiana, seorang remaja putri berusia 12 tahun, berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup setelah terjebak selama 32 jam di bawah reruntuhan gedung apartemennya yang ambruk di kota pesisir Caraballeda, negara bagian La Guaira, Venezuela. Peristiwa ini terjadi setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026).
Bencana Besar dengan Ribuan Korban Jiwa
Bencana besar akibat gempa tersebut telah menelan sedikitnya 3.342 korban jiwa. Tim penyelamat bekerja tanpa henti untuk mencari korban selamat di tengah puing-puing reruntuhan bangunan. Fabiana adalah salah satu dari sedikit korban yang berhasil ditemukan hidup setelah gempa dahsyat itu.
Cara Bertahan Hidup yang Unik
Fabiana berhasil menjaga kesadarannya di ruang bawah tanah yang sempit berkat sebotol saus tomat dan sisa keju parut yang ia temukan di sekitarnya saat terjebak. Menurut laporan tim penyelamat, makanan sederhana itu menjadi sumber energi yang membantunya bertahan hingga pertolongan tiba. "Dia sangat tenang dan kooperatif saat dievakuasi. Kami terkejut dengan kondisinya yang relatif stabil," kata seorang petugas penyelamat kepada media setempat.
Proses Evakuasi yang Menegangkan
Proses evakuasi Fabiana berlangsung dramatis. Tim penyelamat harus merobohkan beberapa lapisan beton dan besi untuk mencapai lokasi Fabiana. Setelah berjam-jam bekerja, mereka akhirnya berhasil mengeluarkan remaja tersebut dalam keadaan sadar dan hanya mengalami luka ringan. Fabiana segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Keberhasilan penyelamatan ini menjadi secercah harapan di tengah duka yang mendalam akibat gempa. Pemerintah Venezuela telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan korban. Hingga saat ini, tim penyelamat masih terus berupaya mencari kemungkinan adanya korban selamat lainnya di bawah reruntuhan.



