Ibu Muda di Mojokerto Maki dan Toyor Anak Pemotor Gegara Disalip, Polisi Amankan
Sebuah video viral memperlihatkan aksi seorang ibu muda pengemudi Daihatsu Ayla yang memaki hingga melakukan kekerasan terhadap pemotor perempuan dan anaknya di Kota Mojokerto, Jawa Timur. Pelaku akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian setelah insiden yang memicu kecaman publik ini tersebar luas di media sosial.
Kronologi Insiden di Jalan Empunala
Dilaporkan, peristiwa ini bermula di Jalan Empunala, tepatnya di depan Enny Risol pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Lutvia Indriana (33), seorang guru PJOK SD asal Kelurahan Wates, Magersari, tengah dalam perjalanan pulang kerja sekaligus menjemput putranya, MAH (9), yang merupakan siswa kelas 2 SD.
Dalam video yang beredar, pengemudi mobil tersebut tampak memaki pemotor dengan suara yang sangat kencang. Sementara itu, si pemotor lebih banyak diam sambil duduk di atas motor Yamaha NMax berwarna biru muda bersama anak laki-lakinya yang masih kecil.
Suara Keras dan Upaya Perdamaian yang Gagal
Suara keras dari pemobil yang sedang memaki pemotor ini langsung mengundang perhatian warga sekitar. Terlihat seorang pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online berusaha untuk meredakan situasi yang semakin memanas. Namun, pemobil dengan tegas menyuruhnya diam karena dianggap tidak mengetahui cerita sebenarnya dari insiden tersebut.
Pemobil itu menuduh pemotor telah memotong jalannya secara tiba-tiba sehingga dia terpaksa melakukan pengereman mendadak. Rem mendadak itu diklaim membuat anak perempuannya yang duduk di kursi depan menjadi kaget dan ketakutan. Beruntung, anaknya tersebut memakai sabuk pengaman dengan benar sehingga kepalanya tidak terbentur dashboard mobil.
Aksi Kekerasan yang Mengejutkan
Sambil terus melontarkan narasi tersebut, ibu muda tersebut melakukan aksi yang sangat mengkhawatirkan. Dia dua kali menoyor kepala anak dari pemotor dengan kekuatan yang cukup signifikan. Toyoran yang cukup keras ini membuat si anak langsung tertunduk dan tampak ketakutan.
Selanjutnya, pemobil itu tidak berhenti di situ. Dia juga memukul helm yang dikenakan oleh pemotor atau ibu dari anak tersebut sambil terus melontarkan berbagai makian yang tidak pantas. Adegan ini terekam jelas dalam video yang kemudian menjadi viral di berbagai platform.
Versi dari Korban Pemotor
Sementara itu, pemotor yang merupakan seorang emak-emak, Lutvia Indriana, memberikan penjelasan dari sudut pandangnya. Dia mengaku bahwa dirinya melaju dari Simpang 4 Sekarsari dan hendak belok kanan dari Jalan Gajah Mada ke Jalan Empunala. Di depannya terdapat mobil Ayla hitam yang kemudian terlibat dalam insiden memilukan ini.
"Saya tidak bisa menyalip dari sisi kanan karena mepet dengan median jalan. Saya jalan pelan sambil belok kanan dan mengambil lajur kiri. Saya tidak sadar kalau memotong jalan. Kalau menyalip, iya dari sisi kiri. Saya dan mobil itu sama-sama belok kanan, sama-sama sudah menyalakan sein kanan," kata Lutvia kepada wartawan pada Sabtu (18/4/2026).
Insiden Berlanjut Setelah Belokan
Setelah berhasil berbelok, Lutvia melanjutkan perjalanannya dengan kecepatan pelan. Namun, sekitar 50 meter kemudian, mobil Ayla tersebut tiba-tiba memotong lajunya secara agresif hingga ia terpaksa berhenti untuk menghindari tabrakan.
"Dia membuka kaca mobil sebelah kiri, saya langsung disiram air dari botol sambil diumpat-umpat. Air itu mengenai saya dan anak saya. Saya benar-benar kaget kok tiba-tiba disiram air dan diumpat seperti itu, salah saya apa," terangnya dengan nada yang masih terguncang.
Insiden ini menyoroti pentingnya kesabaran dan toleransi dalam berkendara di jalan raya. Polisi telah mengamankan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut, sementara korban masih dalam pemulihan dari trauma yang dialami.



