KOMPAS.com - Media sosial dihebohkan dengan unggahan foto yang menampilkan seekor ular piton dengan perut membesar, disertai narasi bahwa ular tersebut telah memangsa manusia dalam keadaan utuh. Dalam foto tersebut, terlihat seorang pekerja sedang memeriksa kondisi ular yang memiliki perut sangat besar. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa korban yang menjadi mangsa piton adalah seorang operator alat berat di Kalimantan.
Penyebaran Narasi Hoaks
Narasi ini mulai beredar sejak awal Juni 2026. Namun, setelah dilakukan penelusuran, narasi tersebut dipastikan sebagai informasi yang keliru atau hoaks. Visual yang sama ditemukan dalam unggahan akun Instagram @jccnetwork.id pada 18 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut, keterangan teks menyatakan bahwa seekor ular piton tidak bisa bergerak setelah menelan mangsa besar, bukan karena memangsa manusia.
Klarifikasi dan Fakta
Foto yang beredar tidak terkait dengan peristiwa pemangsaan manusia di Kalimantan. Klaim bahwa ular piton tersebut memangsa operator alat berat adalah tidak benar. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan selalu melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai berita yang belum jelas kebenarannya.



