Jakarta - Geger Kabupaten Purwakarta. Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh, ditemukan tewas di rumahnya. Saat ditemukan, tubuh Yogi penuh dengan luka.
Kronologi Penemuan Jenazah
Pria yang akrab disapa YS tersebut ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berada di Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, pada Minggu (14/6/2026). Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, WU (38). Sang istri baru pulang setelah mengantar anaknya menghadiri acara wisuda di salah satu hotel di Purwakarta.
Setibanya di rumah, WU melihat suaminya dalam kondisi tidak bernyawa. Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Petugas dari Polsek Purwakarta dan Polres Purwakarta segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Luka di Sekujur Tubuh
Saat dilakukan olah TKP, petugas menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Temuan tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan.
"Petugas menemukan beberapa luka diduga bekas senjata tajam (sajam) pada tubuh korban, di antaranya satu luka robek di ulu hati, dua luka robek di leher bagian kiri, dua luka robek di leher bagian kanan, dan satu luka robek di leher bagian tengah," kata Hendra dilansir detikJabar, Selasa (16/6/2026).
Selain luka yang diduga akibat senjata tajam, petugas juga menemukan bekas jeratan pada leher korban serta sejumlah memar di bagian tubuh lainnya.
"Terdapat luka bekas jeratan di leher dan luka memar pada lutut kanan dan kiri serta luka memar di mata kaki bagian dalam," ujarnya.
Pisau Ditemukan di TKP
Polisi juga menemukan sebuah pisau di lokasi kejadian. Pisau tersebut diduga digunakan oleh pelaku untuk melukai korban. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan pelaku pembunuhan tersebut.
Kabar duka ini mengejutkan rekan-rekan korban di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Yogi dikenal sebagai pejabat yang rajin dan disiplin. Belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga terkait kejadian ini.



