Jaksa Garda Desa Dicanangkan di Karawang untuk Amankan Dana Desa dan Dukung Pendidikan Inklusif
Jaksa Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani, menghadiri rapat konsolidasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Karawang yang berlangsung di kawasan industri KIIC, Karawang. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting untuk aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat serta mendorong dunia pendidikan inklusif di wilayah Karawang secara lebih luas dan berkelanjutan.
Sinergi Penegakan Hukum dan Pemberdayaan Desa
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Hermon Dekristo, serta seluruh jajaran pengurus Abpednas se-Kabupaten Karawang. Dalam kesempatan tersebut, Reda Manthovani menekankan urgensi program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) sebagai instrumen vital untuk mengamankan penggunaan dana desa agar tetap tepat guna dan tepat sasaran sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Program Jaga Desa hadir agar penggunaan anggaran negara tepat guna dan tepat sasaran. Kami ingin Jaksa menjadi sahabat perangkat desa dalam berkonsultasi, sehingga ke depannya kita dapat menekan kuantitas perangkat desa yang terjerat tindak pidana akibat ketidaktahuan regulasi," kata Reda dalam keterangannya pada Rabu, 11 Maret 2026.
Bantuan untuk Pendidikan Inklusif dan Pasar Murah
Selain fokus pada pengawasan dana desa, acara ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada lima Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Kabupaten Karawang. Reda bersama Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama menyerahkan Alat Bantu Peraga untuk menunjang sarana belajar mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus, memastikan mereka mendapatkan hak pendidikan yang setara dan berkualitas.
"Langkah ini menunjukkan bahwa institusi Kejaksaan memiliki sisi humanis yang peduli terhadap perkembangan generasi bangsa di berbagai lapisan masyarakat," ucap Reda menegaskan komitmen lembaganya.
Kegiatan ini juga menggelar Pasar Murah di area KIIC untuk membantu masyarakat sekitar dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kehadiran pasar murah diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah mampu memberikan dampak kesejahteraan yang instan dan langsung terasa oleh masyarakat.
Apresiasi dan Komitmen Berkelanjutan
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi tinggi kepada Jamintel atas perhatiannya terhadap Kabupaten Karawang. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Jamintel yang telah bersedia melaksanakan program Jaga Desa di Karawang. Kehadiran beliau memberikan rasa aman bagi para perangkat desa kami, ditambah lagi dengan bantuan untuk anak-anak SLB dan pasar murah ini. Ini adalah kolaborasi yang komprehensif antara penegakan hukum dan pengabdian masyarakat," ungkap Aep.
Kajati Jawa Barat Hermon Dekristo juga menyatakan komitmennya untuk memastikan seluruh jajaran Kejaksaan di wilayah Jawa Barat terus mendukung langkah-langkah kolaboratif ini. "Kami berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan Abpednas demi kemajuan desa. Kehadiran Kejaksaan harus dirasakan manfaatnya secara nyata, baik melalui edukasi hukum yang berkelanjutan maupun aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," ujar Hermon.
Rapat konsolidasi Abpednas ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga wujud nyata integrasi antara upaya penegakan hukum, pemberdayaan desa, dan kepedulian sosial. Program Jaksa Garda Desa diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di daerah lain untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa, sambil terus mendukung pendidikan inklusif dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
