Gempa Magnitudo 7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 235 Tewas
Gempa 7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 235 Tewas

Dua gempa bumi dahsyat berturut-turut mengguncang wilayah utara Venezuela pada Rabu (24/6/2026). Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa pertama berkekuatan Magnitudo 7,2 diikuti gempa kedua Magnitudo 7,5 dalam selang waktu singkat. Guncangan keras terasa hingga ibu kota Caracas dan kota-kota pesisir.

Korban Jiwa dan Luka-Luka

Kementerian Kesehatan Venezuela merilis data sementara yang menunjukkan sedikitnya 235 orang meninggal dunia dan 4.300 orang mengalami luka-luka. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring proses evakuasi. Banyak korban dilaporkan tertimbun reruntuhan gedung dan bangunan yang ambruk akibat gempa.

"Kami masih menerima laporan dari berbagai daerah. Tim penyelamat bekerja keras mencari korban yang diduga hilang dan terjebak di bawah puing-puing," ujar juru bicara Kementerian Kesehatan Venezuela dalam konferensi pers, Kamis (25/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Bangunan Roboh dan Video Viral

Beberapa video yang beredar di media sosial, khususnya Facebook, memperlihatkan detik-detik sebuah gedung bertingkat di kota pesisir yang roboh saat gempa kedua terjadi. Dalam rekaman tersebut terdengar teriakan warga yang berlarian menyelamatkan diri. Belum dapat dipastikan lokasi pasti gedung tersebut, namun otoritas setempat mengonfirmasi banyak bangunan, termasuk rumah sakit dan sekolah, mengalami kerusakan parah.

Presiden Venezuela Nicolás Maduro menyatakan status darurat nasional dan mengerahkan militer untuk membantu evakuasi serta penanganan korban. "Kita menghadapi bencana besar. Seluruh sumber daya negara dikerahkan untuk menyelamatkan jiwa dan memulihkan infrastruktur," kata Maduro dalam pidato nasional.

Dampak dan Upaya Penanganan

Gempa juga memicu tanah longsor di beberapa daerah pegunungan, menghambat akses jalan dan memperlambat proses evakuasi. Jaringan listrik dan komunikasi terputus di sebagian besar wilayah terdampak, menyulitkan koordinasi bantuan. Organisasi internasional seperti Palang Merah dan PBB telah menawarkan bantuan kemanusiaan.

Para ahli geologi memperingatkan potensi gempa susulan yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak kembali ke bangunan yang rusak hingga dinyatakan aman oleh otoritas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga