BPBD DKI Imbau Waspada Longsor di 9 Kecamatan Jaksel dan Jaktim Maret 2026
Waspada Longsor di 9 Kecamatan Jaksel-Jaktim Maret 2026

BPBD DKI Imbau Waspada Longsor di 9 Kecamatan Jaksel dan Jaktim Maret 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor di sembilan wilayah kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada bulan Maret 2026. Peringatan ini didasarkan pada analisis data curah hujan dan zona kerentanan gerakan tanah yang disusun oleh BMKG dan PVMBG.

Prakiraan Berbasis Data Curah Hujan dan Zona Kerentanan

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa prakiraan wilayah potensi gerakan tanah ini disusun melalui tumpang susun antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). "Beberapa daerah di DKI Jakarta berada pada zona menengah potensi gerakan tanah, terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," ujarnya, mengutip informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Daftar Wilayah yang Diimbau Waspada

Di Jakarta Selatan, kecamatan yang masuk kategori zona menengah potensi gerakan tanah meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Cilandak
  • Jagakarsa
  • Kebayoran Baru
  • Kebayoran Lama
  • Mampang Prapatan
  • Pasar Minggu
  • Pesanggrahan

Sementara di Jakarta Timur, wilayah yang perlu diwaspadai adalah Kecamatan Kramatjati dan Pasar Rebo. Isnawa menekankan bahwa pada zona menengah ini, gerakan tanah dapat terjadi jika curah hujan berada di atas normal, terutama di daerah berbatasan dengan lembah sungai, gawir, atau tebing jalan.

Imbauan untuk Masyarakat dan Pemerintah Daerah

BPBD DKI mengimbau warga, lurah, dan camat di wilayah terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi potensi bencana tanah longsor selama Maret 2026. "Pada zona dengan potensi lebih tinggi, gerakan tanah dapat terjadi apabila curah hujan meningkat dan bahkan longsoran lama dapat kembali aktif," jelas Isnawa. Imbauan ini sejalan dengan prakiraan BMKG yang memprediksi cuaca berawan hingga hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk potensi curah hujan sangat tinggi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan pada bulan Maret.

Dukungan Informasi Cuaca dari BMKG

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan bahwa lembaganya terus memperbarui informasi cuaca untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk selama periode libur Lebaran 2026. Informasi tersebut disebarkan melalui berbagai kanal seperti System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM) untuk penerbangan, Indonesia Weather Information for Shipping (INA-WIS) untuk pelayaran, dan Digital Weather for Traffic (DWT) untuk transportasi darat, serta media sosial resmi BMKG.

Dengan dinamika atmosfer seperti monsun Asia dan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang membawa lebih banyak uap air, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana alam seperti tanah longsor.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga