Tanggul Sungai Citalahab Jebol Kembali, Ratusan Rumah di Ciamis Terendam Banjir
Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciamis sejak petang hari menyebabkan Sungai Citalahab kembali meluap di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Kejadian ini mengakibatkan tanggul sungai tersebut jebol untuk kedua kalinya dalam kurun waktu singkat, setelah sebelumnya juga mengalami kerusakan serupa pada minggu lalu. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter di beberapa titik.
Dampak Luapan Sungai dan Kerusakan Tanggul
Tanggul Sungai Citalahab yang jebol di Dusun Kertajaya memiliki dimensi lebar sekitar 18 meter dan tinggi enam meter. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, kejadian ini merupakan dampak lanjutan dari hujan berintensitas tinggi yang terjadi di wilayah hulu sejak tanggal 9 Februari lalu. "Aliran sungai kembali meluap dan menjebol tanggul yang sedang ditangani sementara," ujarnya, seperti dilansir dari sumber berita terpercaya.
Banjir tersebut merendam dua desa utama, yaitu Desa Bangunsari dan Desa Sukahurip. Di Desa Bangunsari, tepatnya di Dusun Kubangpari, sebanyak 260 rumah milik 282 kepala keluarga atau 831 jiwa terdampak. Selain itu, sekitar 200 hektare lahan sawah juga terendam air. Sementara itu, di Desa Sukahurip, banjir merendam 34 rumah di Dusun Sambungjaya dan satu rumah di Dusun Kertajaya, dengan total rumah terendam mencapai 135 unit.
Dampak Lainnya dan Upaya Penanganan
Selain merendam rumah dan lahan pertanian, banjir ini juga menyebabkan gangguan pada jalan penghubung antara Bangunsari dan Sukahurip. Kolam dan kebun seluas kurang lebih lima hektare terdampak, serta sekitar 30 hektare sawah berpotensi mengalami gagal tanam. Namun, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sebagaimana disampaikan oleh Ani Supiani.
BPBD Ciamis bersama dengan TNI, Polri, Damkar, Tagana, aparat desa, dan relawan telah melakukan evakuasi serta pembersihan rumah warga yang terdampak. Sebanyak 164 warga dari Desa Bangunsari mengungsi ke Masjid Nurul Hak dan Diniyah Al Ma'arif. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui bupati dan Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa sembako untuk membantu warga yang terdampak.
Kondisi air mulai surut, namun fokus penanganan saat ini masih pada tahap darurat dan pemulihan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan warga setempat, sambil menunggu perbaikan tanggul yang lebih permanen untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.