Suasana duka dan kecemasan menyelimuti halaman Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). Sejumlah keluarga korban kecelakaan kereta api di Bekasi mulai mendatangi gedung DVI. Mereka mencari kejelasan nasib anggota keluarga mereka yang hilang kontak sejak peristiwa nahas tersebut terjadi.
Salah satu keluarga yang hadir adalah Watarisin (70). Dia mencari keponakannya, Vica Acnia Pratiwi (23). Keluarga kehilangan kontak dengan Vica sesaat setelah kabar kecelakaan kereta api tersiar luas. Vica diketahui sedang dalam perjalanan pulang dari tempatnya bekerja, menggunakan moda transportasi KRL commuter line.
Upaya Pencarian Vica
Berbagai upaya dilakukan untuk menemukan keberadaan Vica. Keluarga di Bekasi sempat melakukan pencarian. Orang tua Vica menghubungi Watarisin yang tinggal di dekat RS Polri. Dia diminta mencari tahu keberadaan Vica.
"Mereka telepon saya, minta hubungi rumah sakit. Karena saya dekat sini tinggalnya," ujarnya. Keluarga terus mencoba menghubungi ponsel Vica. Namun, hingga saat ini, tidak ada jawaban maupun nada sambung yang menandakan keberadaan perempuan berusia 23 tahun tersebut. "Sudah berulang kali ditelepon, enggak ada balasan," ungkapnya.
Watarisin belum mendapatkan jawaban pasti dari tim DVI Polri mengenai status keponakannya. Meski data awal sudah diserahkan, proses pencocokan jenazah masih berlangsung. Dia hanya berharap, tidak ada nama Vica di antara 10 jenazah yang ada di RS Polri.
Proses Identifikasi
Dalam proses identifikasi ini, Watarisin telah menyerahkan sejumlah dokumen pribadi milik Vica kepada petugas antemortem. Data-data medis dan sidik jari menjadi kunci utama untuk mengenali korban yang ada di dalam. Kedua orang tua Vica sedang dalam perjalanan menuju Jakarta. Mereka sebelumnya berada di kampung halaman karena ada anggota keluarga lain yang baru saja meninggal dunia.
"Bapaknya sama ibunya sekarang masih di kampung, dalam perjalanan karena mertuanya meninggal," jelasnya. Dia berharap ada keajaiban. Namun keluarga tetap bersiap dengan segala kemungkinan terburuk yang disampaikan pihak kepolisian. "Kami lebih dahulu memastikan, apakah ada sih atau enggak? Begitu saja," tutupnya.
Barang Milik Vica Ditemukan
Tragedi kecelakaan kereta di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam masih menyisakan duka mendalam. Selain menelan belasan korban jiwa, hingga kini sejumlah korban dilaporkan belum ditemukan. Salah satunya adalah Vica Acnia Pratiwi (23), seorang pekerja yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Perwakilan keluarga, Rika Julian Sari mengatakan, kabar hilangnya Vica pertama kali diterima keluarga pada malam kejadian. Tanpa menunggu lama, pihak keluarga langsung bergegas menuju lokasi kecelakaan dan menyisir sejumlah rumah sakit rujukan. Namun hingga kini, keberadaan Vica masih belum diketahui.
Rika mengatakan, beberapa barang milik Vica telah ditemukan di lokasi kejadian, seperti laptop dan tas. Meski begitu, barang tersebut belum memberi petunjuk pasti tentang keberadaan korban. "Ada laptop sama tasnya," ujar Rika kepada Liputan6.com, Selasa (28/4/2026).
Saat ini, keluarga tengah menempuh proses identifikasi dengan melakukan tes DNA di RS Polri. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan apakah Vica termasuk dalam daftar korban kecelakaan yang belum teridentifikasi. "Kami masih menunggu kepastian. Sekarang keluarga sedang tes DNA di RS Polri," kata Rika.
Di tengah ketidakpastian yang menyelimuti, keluarga hanya bisa berharap ada kejelasan secepatnya. Mereka juga memohon doa agar Vica dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.



