Polisi Periksa Perusahaan Bus ALS dan Truk BBM Buntut Kecelakaan Maut 16 Tewas
Polisi Periksa Perusahaan Bus ALS dan Truk BBM

Polisi terus mengusut kasus kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki BBM yang terbakar di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, yang menewaskan 16 orang. Langkah selanjutnya, polisi akan memeriksa perusahaan dari kedua kendaraan yang terlibat dalam insiden nahas tersebut.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya menyatakan bahwa hingga saat ini tim gabungan dari Polres Muratara dan Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan secara intensif. Ia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu informasi lebih lanjut.

“Ini masih dalam proses semua ya, mohon bersabar, masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Nandang, dilansir dari detikSumbagsel, Kamis (7/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Polisi juga tidak menutup kemungkinan akan segera memanggil pihak perusahaan bus ALS dan perusahaan truk tangki untuk diperiksa atau memberikan keterangan terkait kejadian ini.

“Ya nanti kita lihat lah (perusahaan kendaraan yang terlibat kecelakaan) itu kan dalam penyelidikannya. Ini kan masih dalam proses semua teman-teman, mohon sabar ya jadi masih dalam proses penyelidikan maupun penyidikan,” jelasnya.

Olah TKP dan Temuan Barang

Sebelumnya, polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalinsum Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan. Di lokasi kecelakaan yang melibatkan bus ALS dan truk tangki BBM tersebut, polisi menemukan sejumlah barang di dalam bus.

Kecelakaan ini menjadi perhatian publik karena menimbulkan korban jiwa yang cukup besar. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan memastikan tidak ada kelalaian dari pihak terkait.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga