Tragis! Pesawat Hercules Militer Kolombia Jatuh di Hutan, 66 Orang Tewas
Sebuah pesawat militer Kolombia mengalami kecelakaan mengerikan saat lepas landas, menewaskan sedikitnya 66 orang dan melukai puluhan lainnya. Insiden ini terjadi di daerah perbatasan selatan yang dikenal dengan aktivitas kartel narkoba intens.
Kronologi Kecelakaan Mengerikan
Pesawat C-130 Hercules milik Angkatan Udara Kolombia jatuh tak lama setelah lepas landas dari Puerto Leguizamo, dekat perbatasan dengan Ekuador dan Peru. Kecelakaan ini meninggalkan puing-puing yang terbakar di dasar hutan, dengan asap tebal mengepul ke udara.
Menurut sumber militer yang dikutip AFP, korban tewas terdiri dari 58 tentara, 6 personel angkatan udara, dan 2 petugas polisi. Pesawat tersebut membawa total 125 orang, termasuk 114 tentara dan 11 awak pesawat, yang sedang dalam perjalanan menuju pos terdepan Amazon.
Upaya Penyelamatan dan Evakuasi
Upaya penyelamatan langsung dilancarkan setelah kecelakaan, namun menghadapi kendala signifikan. Jhon Gabriel Molina, gubernur wilayah Putamayo, mengungkapkan bahwa bandara kecil di Puerto Leguizamo dan beberapa kesulitan lain menghambat evakuasi jenazah dan korban luka.
Gambar dari lokasi kejadian menunjukkan warga sipil berkerumun di sekitar ekor pesawat yang rusak, bernomor FAC 1016, sementara tim penyelamat berusaha memadamkan api. Carlos Claros, sekretaris pemerintah daerah, awalnya melaporkan 33 korban tewas, tetapi angka tersebut kemudian naik menjadi 66 setelah penghitungan lebih lanjut.
Respons Pemerintah dan Investigasi
Presiden Kolombia Gustavo Petro membagikan rekaman yang menunjukkan pesawat berusaha menambah ketinggian sebelum jatuh. Ia menggambarkan kecelakaan di media sosial sebagai "kecelakaan mengerikan" dan menekankan perlunya modernisasi peralatan militer, meskipun tidak secara spesifik menghubungkannya dengan kondisi pesawat.
Menteri Pertahanan Pedro Sanchez menyatakan "kesedihan mendalam" atas bencana ini, menambahkan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan. Para penyelidik kini tengah menyelidiki faktor-faktor yang mungkin berkontribusi, termasuk kondisi teknis pesawat dan lingkungan operasi.
Latar Belakang Daerah Kejadian
Daerah perbatasan tempat pesawat jatuh telah menjadi lokasi operasi militer intensif dalam beberapa pekan terakhir. Militer Kolombia dan Ekuador berupaya mengatasi kartel dan milisi penyelundup narkoba yang aktif di wilayah tersebut, menambah kompleksitas situasi keamanan.
Warga setempat, seperti petani Noe Mota, menceritakan mendengar suara ledakan keras sebelum kecelakaan. "Saya merasakan ledakan di udara dan, ketika saya mendongak, pesawat itu terbang dekat rumah di lahan saya," ujarnya, menggambarkan momen menegangkan tersebut.
Riwayat Kecelakaan Pesawat Serupa
Kecelakaan ini merupakan insiden kedua yang melibatkan C-130 Hercules di Amerika Selatan dalam waktu kurang dari sebulan. Sebelumnya, pada 27 Februari, sebuah pesawat kargo militer Bolivia jatuh saat mendarat di dekat La Paz, menyebabkan sedikitnya 24 orang tewas.
Pesawat C-130 Hercules, buatan Lockheed Martin, terkenal karena kemampuannya beroperasi dari landasan udara darurat dan banyak digunakan oleh militer di seluruh dunia. Insiden terbaru ini menyoroti risiko operasional di daerah terpencil dengan infrastruktur terbatas.
Dengan korban jiwa yang signifikan, kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi otoritas Kolombia mengenai pentingnya keselamatan penerbangan militer, terutama di wilayah perbatasan yang rawan konflik. Investigasi lanjutan diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti dan mencegah tragedi serupa di masa depan.



