Kereta api Purwojaya dengan relasi Jakarta-Cilacap mengalami penundaan perjalanan akibat insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026. Akibat kejadian tersebut, kereta tersebut tertahan di Stasiun Jatinegara selama lebih dari dua jam.
Penundaan Perjalanan KA Purwojaya
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kereta Purwojaya berangkat dari Stasiun Gambir pada pukul 20.55 WIB dan terhenti di Stasiun Jatinegara sejak pukul 21.15 WIB. Hingga pukul 23.45 WIB, kereta masih tertahan tanpa kepastian waktu keberangkatan. Petugas melalui pengeras suara menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang.
Opsi Pengembalian Tiket
Bagi penumpang yang ingin membatalkan perjalanan, pihak kereta api memberikan opsi pengembalian tiket sebesar 100 persen. Proses refund dapat dilakukan di tiga stasiun, yaitu Stasiun Jatinegara, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Bekasi. Pengembalian tiket berlaku hingga tujuh hari setelah tanggal keberangkatan.
"Tiket bisa dikembalikan 7 hari dari tanggal keberangkatan, bisa dikembalikan di Stasiun Jatinegara, Pasarsenen maupun Bekasi. Atas ketidaknyamanannya mohon maaf sebesar-besarnya," ujar petugas melalui pengeras suara.
Kondisi di Stasiun Jatinegara
Berdasarkan pantauan di Stasiun Jatinegara, sejumlah penumpang Kereta Purwojaya terlihat keluar dari peron dan memilih alternatif kendaraan lain. Namun, sebagian lainnya memilih bertahan di dalam kereta sambil menunggu kepastian keberangkatan. Beberapa penumpang kereta jarak jauh juga terlihat menunggu di ruang tunggu dengan membawa barang bawaan dan koper, bahkan ada yang tertidur.
Insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur ini juga berdampak pada sembilan perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang terpaksa dibatalkan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka posko informasi untuk keluarga korban kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
Menteri Perhubungan juga turun langsung memantau proses evakuasi penumpang, sementara BP BUMN memastikan hak-hak penumpang yang terdampak akan terpenuhi. Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut mencapai lima orang, dengan tiga orang masih dalam proses evakuasi.



