Detik-Detik Peluru Nyasar Tembus Plafon Rumah di Ciracas, Jatuh Dekat Anak
Peluru Nyasar Tembus Plafon Rumah di Ciracas, Jatuh Dekat Anak

Sebuah rumah di Ciracas, Jakarta Timur, menjadi sasaran peluru nyasar. Pemilik rumah, Hamidah (50), mengaku terkejut saat menemukan proyektil tersebut jatuh dari plafon rumahnya pada Rabu (20/5) sekitar pukul 09.50 WIB.

Kronologi Kejadian

Saat itu, Hamidah sedang bersantai di ruang tengah bersama anaknya. Ia duduk di sofa sementara anaknya tiduran di lantai. Tiba-tiba, terdengar suara seperti petasan. "Awalnya kayak ledakan gitu, kayak petasan, tidak terlalu besar. Saya kaget, tapi belum tahu ada peluru," ujarnya kepada detikcom pada Sabtu (23/5/2026).

Setelah beberapa menit, Hamidah baru menyadari adanya lubang di plafon. Ia kemudian mencari sumber suara dan menemukan peluru kecil di dekat anaknya. "Saya lihat, tahu-tahu dari plafon bolong. Baru beberapa menit saya ngeh ada bolong," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Peluru Jatuh di Samping Kaki Anak

Peluru tersebut jatuh tepat di samping kanan kaki anaknya yang sedang tidur. Hamidah bersyukur karena peluru tidak mengenai kepala anaknya. "Posisi saya duduk sini. Jadi pelurunya di depan. Adek tidur di sini, kepalanya di sini, kaki di sini. Persis di samping kaki si Adek," ungkapnya.

Anak Hamidah sempat ketakutan dan langsung memeluknya setelah kejadian. "Dia syok, diam saja. Kasihan, dia ketakutan, langsung naik ke sofa dan memeluk saya," tutur Hamidah.

Polisi Turun Tangan

Setelah kejadian, Hamidah segera menelepon suaminya yang sedang bekerja. Suaminya kemudian melapor ke ketua RT. Tidak sampai setengah jam, polisi dari Polsek Ciracas datang ke lokasi. "Polisi dari kelurahan datang. Peluru dibawa oleh polisi," imbuhnya.

Kapolsek Ciracas, Kompol Rohmad, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan tidak ada korban jiwa atau luka. "Atap asbesnya bolong," ucapnya saat dihubungi detikcom, Jumat (22/5). Polisi masih menyelidiki asal-usul senjata yang melepaskan peluru tersebut. "Kita sedang penyelidikan, belum tahu jenis senjatanya," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga